Suara.com - PT Golden Flower Tbk (POLU) perusahaan yang telah lama berkecimpung di industri garment, secara resmi merambah dunia kesehatan dan kecantikan melalui kerja sama strategis dengan Oracle Dermatlogy asal Korea Selatan.
Kerja sama ini menghadirkan layanan dermatologi bertaraf internasional di Indonesia yang dioperasikan melalui anak usaha Golden Flower, PT Oracle Medika Indonesia.
Signing Ceremony PT Oracle Medika Indonesia dengan perusahaan Oracle Medical Korea Selatan telah dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2024 di Seoul, Korea Selatan.
Oracle Dermatology Korea, klinik kecantikan terkemuka asal Korea Selatan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dan lebih dari 100 cabang di seluruh dunia, kini siap memberikan layanan dermatologi berkualitas di Indonesia.
“Kami sangat bangga dapat membawa Oracle Dermatology Korea ke Indonesia melalui kemitraan ini. Oracle akan mengirim dokter-dokter unggulan Korea untuk memberikan pelatihan komprehensif kepada para dokter lokal, dengan tujuan agar dokter kecantikan di Indonesia memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan standar global,” ujar Diana Jo, CEO PT Oracle Medika Indonesia dalam paparan publiknya di Jakarta, Rabu (13/11/2024).
PT Oracle Medika Indonesia menargetkan pembukaan hingga 100 klinik kecantikan di berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Batam, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Makassar, dan kota-kota lainnya.
Sementara itu founder PT Golden Flower Tbk, Bapak Po Sun Kok, menekankan pentingnya kehadiran layanan medis berkualitas di Indonesia.
“Lebih dari dua juta WNI melakukan perawatan kesehatan dan kecantikan di luar negeri setiap tahun, yang mengakibatkan potensi kehilangan devisa hingga Rp172,8 triliun. Kami optimis bahwa kolaborasi dengan Oracle ini dapat mengurangi ketergantungan pada layanan luar negeri serta meningkatkan taraf industri kecantikan Indonesia,” ungkap Po Sun Kok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026