Suara.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) berkomitmen menjalankan proses bisnis yang berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Hal ini setelah PPRE meraih predikat Good (level 3) dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024.
ASEAN CG Scorecard merupakan inisiatif dari Forum Pasar Modal ASEAN untuk meningkatkan standar tata kelola perusahaan terbuka di Asia Tenggara.
Penilaian ini bertujuan memperbesar daya tarik investasi global dan memperkuat integrasi pasar modal ASEAN sebagai aset kelas dunia.
Corporate Secretary PT PP Presisi Tbk, Mei Elsa Kembaren mengatakan raihan ini sebagai cerminan komitmen perseroan untuk menjaga tata kelola yang baik sebagai dasar operasional perusahaan.
"Kami akan terus meningkatkan praktik GCG demi pertumbuhan yang berkelanjutan dan memperkuat kepercayaan investor," ujarnya seperti dikutip, Kamis (5/12/2024).
PP Presisi berkomitmen untuk terus menyempurnakan implementasi GCG melalui evaluasi rutin, pembaruan kebijakan, dan transparansi publikasi informasi.
Melalui inisiatif seperti ACGS, perusahaan berharap dapat meningkatkan standar tata kelola yang sesuai dengan praktik terbaik global.
Sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi terkemuka di Indonesia, PP Presisi menawarkan layanan mulai dari civil work, structure work, hingga persewaan alat berat.
Dengan prinsip business excellence dan standar internasional seperti ISO 9001 dan OHSAS 18001, perusahaan terus berupaya memberikan nilai tambah kepada konsumen dan pemangku kepentingan.
Baca Juga: bank bjb Perkuat Tata Kelola Perusahaan, Prioritaskan Keberlanjutan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan