Suara.com - Pada Minggu pagi, 22 Desember 2024, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tetap kokoh di angka Rp 1.533.000 per gram. Informasi ini dapat dipantau melalui laman resmi Logam Mulia, di mana harga emas Antam mengalami penguatan yang signifikan, naik sebesar Rp 18.000 dari posisi sebelumnya pada Sabtu, 21 Desember 2024.
Di sisi lain, harga buyback atau jual kembali emas batangan pada Minggu pagi juga stabil di level Rp 1.382.000 per gram. Penting untuk dicatat bahwa transaksi penjualan emas ini akan dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Untuk penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh 22 ini akan dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut adalah rincian harga pecahan emas batangan Antam yang tercatat di laman Logam Mulia pada hari ini, Minggu (22/12/2024):
- Emas Antam 0,5 gram: Rp 816.500
- Emas Antam 1 gram: Rp 1.533.000
- Emas Antam 2 gram: Rp 3.006.000
- Emas Antam 3 gram: Rp 4.484.000
- Emas Antam 5 gram: Rp 7.440.000
- Emas Antam 10 gram: Rp 14.825.000
- Emas Antam 25 gram: Rp 36.937.000
- Emas Antam 50 gram: Rp 73.795.000
- Emas Antam 100 gram: Rp 147.512.000
- Emas Antam 250 gram: Rp 368.515.000
- Emas Antam 500 gram: Rp 736.820.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp 1.473.600.000
Untuk pembelian emas batangan, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembeli akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp1.533.000/Gram di Hari Minggu
-
Harga Jual Emas Perhiasan Hari Ini Naik atau Turun? Ini Nilai Kalung hingga Cincin
-
Cara Jual Emas Antam Agar Tetap Cuan, Ini Panduan Lengkapnya
-
Awas Tertipu! Ini 5 Tempat Jual Emas Paling Aman
-
Harga Emas Antam 20 Desember 2024, Naik Rp 10 Ribu per Gram
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen