- PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,4 triliun pada Semester I-2026.
- Total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon mencapai Rp230,1 triliun hingga akhir Juni 2026.
- Rasio Loan at Risk Bank Danamon turun menjadi 7,8 persen pada periode akhir Juni 2026.
Suara.com - Emiten perbankan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencatatkan laba bersih konsolidasian pada Semester I-2026 sebesar Rp2,4 triliun atau tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit dan trade finance, serta penghimpunan dana nasabah yang tetap kuat.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hingga 30 Juni 2026, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon mencapai Rp230,1 triliun atau meningkat 12 persen secara tahunan. Sementara itu, total dana pihak ketiga yang terdiri atas giro, tabungan, dan deposito (CASA dan deposito) tumbuh 14 persen menjadi Rp181,7 triliun.
Presiden Direktur Danamon, Nobuya Kawasaki, mengatakan perseroan terus menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan sinergi di dalam One Financial Group.
"Sepanjang semester pertama 2026, Danamon konsisten merealisasikan fokus strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi dalam ekosistem finansial grup," ujar Nobuya dalam paparannya secara virtual, Kamis (30/7/2026).
Pertumbuhan penyaluran kredit Danamon terutama didorong oleh lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution yang naik 19 persen secara tahunan menjadi Rp109,7 triliun.
Selain itu, lini SME Banking, Consumer Banking, dan anak perusahaan Danamon juga mencatatkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dari sisi profitabilitas, pendapatan operasional Danamon meningkat tujuh persen menjadi Rp12,6 triliun.
Kinerja tersebut menopang perolehan laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) sebesar Rp2,4 triliun. Adapun margin bunga bersih (net interest margin/NIM) berada di level 8,1 persen.
Selain mencatatkan pertumbuhan bisnis, Danamon juga berhasil menjaga kualitas aset. Hingga akhir Juni 2026, rasio Loan at Risk (LAR) turun menjadi 7,8 persen atau membaik 263 basis poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: 70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah
Di sisi lain, tingkat pencadangan kredit bermasalah tetap terjaga dengan baik. Hal itu tercermin dari rasio cakupan kredit bermasalah atau NPL coverage ratio yang mencapai 282,4 persen, menunjukkan kapasitas permodalan dan mitigasi risiko yang kuat di tengah ekspansi bisnis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?