Suara.com - Berdasarkan laporan Tourism Australia, wisatawan asal Indonesia (WNI) jadi pengunjung terbanyak nomor dua di Australia jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara, sepanjang 2023. Totalnya mencapai 202.100.
Dalam hal ini, One Global Resorts Green Square, hotel yang dimiliki oleh pengusaha asal Surabaya, Iwan Sunito, berhasil mencetak rekor okupansi kamar tertinggi.
Dalam laporan terbaru dari STR Global, hotel ini mencatat peningkatan Revenue per Available Room (RevPAR) sebesar 17,5% dalam tiga bulan terakhir, sementara tingkat keterisian kamar mencapai 98,3% dengan kenaikan 13,1%. Rata-rata tarif harian (Average Daily Rate/ADR) juga mengalami peningkatan menjadi AUD$315, naik 3,9%.
CEO ONE Global Capital, Iwan Sunito menjelaskan, hasil ini merupakan bukti nyata dari visi perusahaan untuk membawa divisi perhotelan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kami percaya bahwa keberhasilan ini adalah awal dari transformasi besar di One Global Resorts Green Square, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan sesuai dengan standar hotel mewah internasional," ungkap Iwan.
Lebih lanjut, Iwan menyoroti bahwa skor kepuasan tamu hotel juga menunjukkan hasil yang mengesankan. Hotel ini kini berada dalam jajaran TOP 20 dari 194 hotel di Sydney versi Tripadvisor dan meraih nilai tinggi di berbagai platform pemesanan seperti Booking.com dan Expedia.
Iwan menjelaskan bahwa lokasi strategis hotel dekat Moore Park dan kawasan hiburan lainnya membuatnya menarik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Hotel ini sangat populer di kalangan keluarga dari Asia Tenggara yang mengunjungi kerabat mereka yang belajar di Universitas UNSW dan UTS.
Menurut Tourism Australia, wisatawan asal Indonesia saat ini merupakan pengunjung terbesar kedua ke Australia. Diperkirakan akan ada sekitar 202.100 kedatangan dari Indonesia pada tahun 2023, dengan proyeksi pertumbuhan 80% dalam lima tahun ke depan.
Proyek pembaruan kota Green Square di Zetland dan sekitarnya juga menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung. Proyek ini direncanakan akan menampung 60.000 penduduk baru pada tahun 2030 dan berkontribusi pada peningkatan jumlah pengunjung ke One Global Resorts Green Square.
Baca Juga: Viral 4 WNI Ngaku Disekap dan Disetrum di Myanmar: Tolong Kami Pak Prabowo!
Berita Terkait
-
Malut United Berjaya di Gelora Bung Tomo, Rekor Persebaya Surabaya Ternoda
-
Cara WNI Pindah Kewarganegaraan Jepang, Ternyata Tidak Serumit Itu!
-
Viral Minta Tolong Prabowo, DPR Ungkap Pemerintah Kesulitan Bebaskan 4 WNI Disekap di Myanmar: Moga Ada Jalan
-
11 WNI Ditangkap Polisi di Jepang Terkait Kasus Pembunuhan, Begini Langkah Kemlu
-
Viral 4 WNI Ngaku Disekap dan Disetrum di Myanmar: Tolong Kami Pak Prabowo!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu
-
Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?
-
BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri
-
CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri
-
Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung
-
Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888
-
Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram
-
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing