Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau penggunaan papan edukasi digital di sekolah Jakarta pada Minggu, 16 Agustus 2026.
  • Hasil kunjungan tersebut menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran interaktif program Presiden Prabowo efektif mempermudah penyerapan materi siswa.
  • Kementerian Keuangan berkomitmen menyediakan anggaran agar program digitalisasi pendidikan tersebut dapat diperluas secara bertahap.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pemanfaatan interactive flat panel (IFP) atau papan edukasi digital efektif mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Hal ini disampaikan Menkeu Purbaya usai mengunjungi penggunaan IFP di sekolah SMP maupun SMA di Jakarta beberapa waktu lalu. IFP sendiri adalah program khusus Presiden RI Prabowo Subianto untuk kebutuhan belajar mengajar.

“Saya tadi ingin melihat bagaimana pemakaian papan edukasi digital atau brite panel program Bapak Presiden Prabowo di sekolah-sekolah. Saya selama ini hanya dengar, bagus atau tidak, saya tidak tahu. Saya ingin melihat sebetulnya seperti apa, sehingga kalau saya mengeluarkan anggaran tidak sayang-sayang amat,” katanya dalam siaran pers, dikutip Minggu (16/8/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, ia sempat mengikuti proses pembelajaran selama sekitar 30 menit di dua kelas pada jenjang SMP dan SMA. Berdasarkan pengamatannya, pemanfaatan teknologi tersebut dapat mempermudah peserta didik dalam menyerap pengetahuan baru.  

Bendahara Negara menilai proses pembelajaran yang lebih interaktif juga membuat materi pelajaran lebih mudah ditangkap oleh siswa.

“Ternyata saya saksikan tadi, saya ikuti kelasnya, duduk setengah jam di dua kelas. Itu amat efektif, membuat mata pelajaran yang sulit bisa diajarkan dengan relatif mudah ke murid-muridnya,” lanjut dia.

Purbaya pun mendorong agar program tersebut dilanjutkan dan diperluas secara bertahap. Nantinya, ia menilai cakupan program idealnya dapat diperluas hingga setiap kelas memiliki satu perangkat, sehingga manfaat pembelajaran digital dapat dirasakan secara lebih  merata oleh peserta didik.

"Cuma kalau saya pikir, masih kurang. Idealnya ada satu kelas, satu, secara bertahap nanti ke depan. Jadi program ini amat baik dan patut dilanjutkan,” tutur Menkeu.

Lebih lanjut ia menjanjikan Kementerian Keuangan mendukung pelaksanaan program tersebut melalui penyediaan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan rencana pemerintah. 

Ke depannya, perluasan program akan dilakukan secara bertahap dan dapat ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya sesuai dengan rencana pemerintah.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com