Suara.com - Kementerian Pertanian menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Acara ini dipimpin oleh Sekwilda dan di Hadiri oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.
Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Perkebunan, Dr. Kuntoro Boga Andri, yang mewakili Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi berkesempatan menyampaikan rencana program tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kuntoro Boga Andri menyampaikan rencana mengenai program pengembangan jagung melalui metode Tumpang Sisip di lahan perkebunan dan lahan lainnya sebagai upaya mendukung pencapaian swasembada pangan jagung pada tahun 2025.
"Potensi besar lahan Sumatera Selatan yang mencapai 156.430,78 hektare harus dimaksimalkan untuk mendukung swasembada pangan nasional," ungkapnya ditulis Rabu (29/1/2025).
Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Kepolisian Republik Indonesia, dengan pelaksana di daerah melibatkan seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia. Dukungan dari pihak kepolisian diharapkan dapat mempercepat realisasi target swasembada jagung dengan penanaman, pengamanan dan pengawalan di lapangan.
Kapolda Sumatera Selatan dan jajarannya menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, petani, dan instansi terkait.
Sumatera Selatan sebagai salah satu wilayah strategis untuk pengembangan komoditas jagung diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan untuk mencapai program swsembada pangan nasional, seiring dengan dukungan infrastruktur dan sinergi antarlembaga yang terus diperkuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan