Suara.com - Kecelakaan pesawat kembali terjadi pada akhir Januari. Terbaru yakni dialami oleh pesawat America Airlines yang alami kecelakaan pada 30 Januari waktu setempat.
Saat itu America Airlines yang bertabrakan dengan helipkoter Black Hawk terbelah menjadi tiga dan ditemukan di beberapa bagian sungai Potomac tempat kecelakaan terjadi.
Kecelakaan ini membuat masyarakat penasaran mengegnai informasi pesawat tersebut termausk mengenai kekayaan dari pemiliknya. Sebab, sebanyak 28 korban tewas imbas kecelakaan ini telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
Adapun gaji CEO American Airlines adalah Robert Isom sekitar 31,4 juta atau sekitar Rp 520 miliar per tahun dari tahun 2023.
Gajinya pun menuai beberapa kritik mengingat kesulitan maskapai tersebut serta fakta bahwa pramugarinya belum mengalami kenaikan gaji sejak tahun 2019.
Dilansir Benzega, dia juga memiliki kekayaan mencapai 85 juta dollar AS atau sekitar Rp1.397 ribu triliun.
Sementara itu, dia merespon kecelakaan pesawat dengan nomor penerbangan 5342 tersebut dengan helikopter Blackhawk milik militer Amerika Serikat, pada Rabu (29/1/2025) malam.
Penerbangan tersebut dioperasikan oleh PSA Airlines dengan CRJ-700, dikutip dari laman resmi American Airlines, Aa.com, Kamis (30/1).
"Kami prihatin dengan penumpang dan awak di dalam pesawat tersebut. Kami sedang menghubungi pihak berwenang dan membantu upaya tanggap darurat," katanya.
Dalam upaya membantu keluarga yang mungkin terpengaruh, Isom juga menyarankan sesuatu hal. "Jika Anda yakin ada orang terkasih di dalam Penerbangan 5342, hubungi American Airlines bebas pulsa di 800-679-8215. Anggota keluarga di Kanada, Puerto Rico, atau Kepulauan Virgin AS dapat menghubungi 800-679-8215 secara langsung.," tandasnya.
Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Januari 2025, Prajogo Pangestu Belum Terkalahkan!
Sebagai informasi, berdasatkan laporan awal FAA, pesawat bertabrakan dengan helikopter Sikorsky H-60 Blak Hawk, sejenis helikopter militer yang banyak digunakan oleh Angkatan Bersenjata AS.
Ada tiga orang tentara di dalamnya yang sedang menggelar latihan Insiden ini terjadi saat pesawat sedang mendekati landasan pacu di Bandara Nasional Reagan, Washington DC.
Begitu insiden terjadi, kepolisian Washington DC (MPD) segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di Sungai Potomac, bekerja sama dengan pemadam kebakaran DC (DC Fire and EMS) serta tim penyelamat lainnya.
Berita Terkait
-
Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis