Suara.com - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) terus menunjukkan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek Environment, Social, dan Governance (ESG) dalam setiap strategi bisnisnya.
Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, tetapi juga untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui komitmen tersebut, GMTD turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yang terdiri dari 17 tujuan global dengan 169 capaian terukur yang ditetapkan oleh PBB guna mewujudkan pembangunan yang damai, makmur, dan berkelanjutan, baik untuk masa kini maupun masa depan.
Jemmy Andreas, Chief Operating Officer (COO) GMTD, menjelaskan bahwa strategi keberlanjutan perusahaan diwujudkan dengan mengelola bisnis secara bijaksana, memperhatikan dampak terhadap lingkungan.
"Kami senantiasa berupaya meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya alam, mengadopsi praktik ramah lingkungan, dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan," kata Jemmy ditulis Selasa (11/2/2025).
Di sisi sosial, GMTD berkomitmen untuk menciptakan produk dan layanan yang berkelanjutan serta memperkuat kerjasama dengan mitra bisnis untuk menciptakan solusi yang lebih baik bagi keberlanjutan.
Perusahaan ini juga secara aktif menjalankan berbagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) sebagai bentuk kontribusi terhadap masyarakat sekitar.
Pada tahun 2023, GMTD mengadakan aksi bersih di kawasan wisata Pantai Akkarena, yang melibatkan seluruh jajaran manajemen perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.
Di tahun yang sama, GMTD juga melaksanakan renovasi sekolah dan pembangunan playground di salah satu sekolah di Barombong, Makassar. Sementara itu, pada tahun 2024, GMTD menggelar berbagai program sosial, termasuk donor darah bekerja sama dengan PMI Makassar, serta memberikan bantuan tunai dan sembako kepada panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Tok! Sri Mulyani Berikan Insentif PPN untuk Rumah Tapak dan Rusun di Tahun 2025
Pada Maret 2024, GMTD menyelenggarakan program Pasar Beras Murah yang melibatkan lebih dari 1.800 peserta. Semua kegiatan ini dilakukan dalam kerangka grup "Lippo Untuk Indonesia PASTI" (PASTI: Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen).
Dengan penerapan strategi keberlanjutan yang solid ini, GMTD yakin dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat posisinya untuk menghadapi tantangan global.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris