Suara.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
Tidak hanya fokus pada karyawan, Sampoerna juga berupaya mengembangkan SDM unggul bagi masyarakat luas, termasuk pengusaha UMKM untuk menciptakan kemandirian ekonomi.
Komitmen ini sejalan dengan prinsip panduan perusahaan, yaitu ”Falsafah Tiga Tangan" yang menekankan nilai tambah bagi konsumen dewasa, karyawan, mitra usaha, dan pemegang saham, serta masyarakat luas.
Bukti nyata dari komitmen Sampoerna dalam mengembangkan SDM unggul terlihat dari penghargaan “Puspa Adi Daya” yang diraih Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, pada Anugerah Puspa Bangsa.
Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin perempuan inspiratif yang menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.
Elvira menyatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Sampoerna untuk menciptakan nilai dan dampak positif bagi masyarakat.
"Sebagai pemimpin perempuan di Sampoerna, saya bangga menjadi bagian dari perusahaan yang menerapkan meritokrasi dan memberikan peluang yang sama bagi setiap karyawan," ujarnya ditulis Rabu (14/5/2025).
Sebagai informasi, Elvira bergabung dengan Sampoerna pada 2001 dan telah mengemban berbagai jabatan di bidang regulasi, fiskal, komunikasi perusahaan, perdagangan internasional, dan hubungan eksternal.
Sejak 2018, ia menjabat sebagai direktur yang bertanggung jawab atas urusan eksternal Sampoerna. Elvira juga dipercaya sebagai Ketua Komite Keberlanjutan Sampoerna yang bertugas untuk memastikan perusahaan menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab, menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah
Dalam menjalankan bisnis, Sampoerna terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan usaha dan daya saing. Bersama perusahaan induknya, Philip Morris International (PMI), Sampoerna terus berinovasi untuk menghadirkan produk-produk yang lebih baik bagi konsumen dewasa.
Sejak 2008, PMI telah berinvestasi lebih dari USD 14 miliar untuk riset dan pengembangan, manufaktur, serta komersialisasi dari produk tembakau inovatif bebas asap. Upaya ini didukung oleh lebih dari 1.500 ilmuwan, teknisi, dan staff pendukung kelas dunia, termasuk dari Indonesia.
Salah satu inovasi itu ialah produk tembakau yang dipanaskan dengan perangkat bernama IQOS. Produk ini menggunakan daun tembakau asli tanpa melibatkan proses pembakaran.
Karena tidak dibakar, IQOS mengurangi paparan zat kimia berbahaya atau berpotensi berbahaya hingga rata-rata 90%-95% lebih rendah dibandingkan dengan asap rokok.
"Sejak diakuisisi PMI pada 2025, total investasi di Indonesia telah mencapai USD 6,4 miliar. Yang terbaru ialah investasi USD 330 juta untuk membangun fasilitas produk tembakau bebas asap di Karawang, Jawa Barat dan telah beroperasi sejak 2023 lalu. Fasilitas produksi ini memasok pasar domestik dan ekspor di wilayah Asia Pasifik," paparnya.
Pada sisi pengembangan SDM, lanjutnya, komitmen Sampoerna tampak pada dua sisi yakni internal dan eksternal atau bagi mitra bisnis dan masyarakat luas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan