Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis, 15 Mei 2025. Hal ini seiring dengan menguatnya sentimen pasar baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada perdagangan Rabu, 14 Mei 2025, IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 2,15 persen ke level 6.979, didorong oleh optimisme terhadap perkembangan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China, serta rilis data retail sales domestik bulan Maret yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,5 persen secara tahunan (YoY), naik dari 2,0 persen YoY pada bulan sebelumnya.
Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim menjelaskan, bahwa dari sisi teknikal, penguatan IHSG didukung oleh pelebaran positive slope pada indikator MACD serta indikator Stochastic RSI yang berpotensi membentuk pola Golden Cross di area pivot.
"Secara teknikal, penguatan IHSG berpotensi berlanjut untuk menguji resistance psikologis di level 7.000 pada perdagangan Kamis (15/5)," ujar Ratna dalam riset hariannya yang dikutip, Kamis (15/5/2025).
Ia menambahkan, level pivot IHSG berada di 6.950, dengan support di 6.900 dan resistance di 7.000. "Dengan mempertimbangkan posisi teknikal dan dukungan sentimen pasar yang cukup kuat, kami memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.900–7.000 pada perdagangan hari ini," imbuh dia.
Dari sisi eksternal, indeks utama di bursa Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (14/5). Saham-saham sektor teknologi kembali mencatatkan kenaikan, dipimpin oleh Nvidia dan AMD.
Kinerja positif saham semikonduktor ini dipicu oleh sinyal kuat permintaan chip yang berkelanjutan, khususnya setelah Nvidia dan AMD mencapai kesepakatan pasokan chip dengan Humain, sebuah perusahaan berbasis di Arab Saudi. Sentimen ini memperkuat optimisme investor terhadap keberlanjutan sektor teknologi.
Di sisi lain, investor juga tetap mencermati berbagai perkembangan kebijakan perdagangan global yang berpotensi memengaruhi arah pasar dalam waktu dekat.
Sementara itu, mayoritas indeks saham di bursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan yang sama. Beberapa faktor memengaruhi pergerakan tersebut, di antaranya adalah kinerja saham perusahaan asal Inggris, Burberry, yang menguat signifikan setelah mengumumkan langkah efisiensi melalui pemotongan biaya dan rencana pemulihan strategis.
Baca Juga: IHSG Berakhir Naik 2 Persen, Ini Saham-saham Pendorongnya
Namun, penurunan tajam saham Alstom, produsen kereta api asal Prancis, setelah merilis laporan keuangan yang mengecewakan, turut menekan indeks. Sentimen global juga dipengaruhi oleh perjalanan Presiden AS Donald Trump ke kawasan Timur Tengah, yang turut menjadi perhatian pelaku pasar.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik sebesar 3,7 basis poin ke level 4,536 persen. Kenaikan yield ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap data ekonomi AS yang akan dirilis, termasuk data penjualan ritel dan inflasi produsen (PPI) bulan April.
Harga emas mengalami pelemahan yang cukup dalam hingga berada di kisaran USD3.188 per troy ounce. Pelemahan ini dipicu oleh meredanya tensi perang dagang global yang membuat investor mengurangi kepemilikan aset safe haven seperti emas.
Selain itu, harga minyak mentah dunia juga mencatatkan penurunan setelah laporan pemerintah AS menunjukkan adanya peningkatan persediaan minyak mentah, memicu kekhawatiran akan potensi kelebihan pasokan di pasar global.
Pasar saat ini menantikan rilis sejumlah data ekonomi penting yang akan memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek. Data inflasi produsen (PPI) bulan April 2025 di AS yang dijadwalkan rilis Kamis (15/5), diperkirakan mencatatkan kenaikan sebesar 0,2 pers secara bulanan (MoM), setelah sebelumnya terkontraksi 0,4% MoM pada bulan Maret 2025.
Data ini akan menjadi indikator penting untuk mengukur laju pemulihan sektor produksi dan manufaktur di AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan
-
Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini
-
Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta
-
B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO
-
Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak
-
Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat
-
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
-
Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun