Suara.com - Penawaran saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. telah berlangsung mulai tanggal 2 Juli hingga 7 Juli 2025. Dengan begitu, hari ini merupakan yang terakhir masyarakat mulai mengikutip penawaran saham emiten berkode COIN itu.
Dengan harga penawaran hanya Rp100 per saham, masyarakat sudah bisa menjadi pemegang saham bursa kripto pertama yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya dengan dana Rp 10.000 untuk pembelian 1 lot (100 saham).
COIN yang merupakan induk dari Bursa Berjangka Aset Kripto Indonesia menawarkan 2,2 miliar saham baru atau setara 15 persen dari modal disetor, dengan target dana segar maksimum Rp 220,58 miliar. Harga IPO berada di batas bawah dari kisaran harga penawaran awal (bookbuilding) Rp100–Rp105 per saham, yang sebelumnya telah dilakukan pada 23–25 Juni 2025.
Mengutip prospektus yang dirilis, dana hasil IPO ini akan digunakan seluruhnya untuk mendukung operasional dua anak usaha, sebanyak 85 persen disalurkan ke PT Central Finansial X (CFX), yang akan digunakan sebagai penyertaan modal untuk kegiatan operasional.
Sisanya, 15 persen diberikan ke PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), juga dalam bentuk penyertaan modal guna mendukung modal kerja.
COIN merupakan perusahaan holding yang menaungi dua entitas strategis dalam ekosistem aset kripto nasional. CFX beroperasi sebagai bursa berjangka dan bursa aset kripto dengan 31 anggota bursa, di mana 19 di antaranya telah mengantongi izin sebagai pedagang kripto.
CFX juga memiliki tujuh anggota bursa berjangka yang sudah mengantongi izin pialang dari otoritas.
Sementara itu, ICC menjalankan fungsi kustodian aset kripto. Berdiri pada Januari 2022, ICC telah resmi mendapatkan izin dari BAPPEBTI sebagai Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto sejak 27 Desember 2023.
Baca Juga: COIN Jadi Bursa Kripto Pertama yang Melantai Bursa, Simak Struktur Kepemilikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan