“Untuk masyarakat, bantuan ini bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk PT Pos, ini kesempatan memberikan pelayanan terbaik dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Bagi para penerima, kemudahan proses menjadi salah satu hal yang diapresiasi. Reza, salah satu penerima BSU 2025, mengaku awalnya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini.
“Tadi siang saya ditelepon pihak pos untuk pengambilan dana karena besok terakhir. Langsung saya ke sini bawa KTP dan BPJS Ketenagakerjaan. Prosesnya cepat, cuma nunjukin saja, dicek, lalu dananya diberikan,” ujarnya.
Bantuan ini, menurut Reza, akan ia gunakan untuk keluarga kecilnya.
“Paling untuk kebutuhan anak istri. Alhamdulillah, bantuan ini bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Livardi Budiman, staf gudang di sebuah perusahaan bakery.
“Prosesnya tidak lama dan mudah sekali. Cukup dengan identitas diri dan menunjukkan WhatsApp dari Pos Indonesia. Pelayanannya cepat, satpam langsung menunjukkan loket yang tersedia,” tuturnya.
Bagi ayah tiga anak ini, BSU sangat membantu untuk biaya pendidikan anak-anaknya.
“BSU ini cukup membantu untuk biaya sekolah dan keluarga. Semoga BSU ini terus berlanjut, karena sangat berarti buat saya,” ungkapnya.
Baca Juga: Pos Indonesia Pastikan Kemudahan Akses dan Tepat Sasaran: Percepatan Penyaluran BSU 2025 Wilayah 3T
Tak jauh berbeda dengan pengalaman Syahroni mencairkan BSU. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunduh aplikasi Pospay dan mengecek status penerima.
“Kita harus daftar aplikasi Pospay dulu, lalu masukkan NIK. Kalau dapat barcode, baru bisa ambil BSU,” jelasnya.
Saat bantuan diterima, ia sudah memikirkan penggunaannya.
“Sangat berguna, setidaknya untuk membantu kebutuhan keluarga, membeli bahan-bahan, dan beli susu untuk anak,” ujarnya
Para penerima sepakat bahwa pelayanan di Kantorpos Jakarta Centrum layak diapresiasi. Ruang pelayanan yang bersih, petugas yang ramah, dan proses yang cepat menjadi nilai tambah.
Reza menggambarkan suasana penyaluran sebagai “lega, damai, aman, dan bersih”
Para penerima BSU berharap program ini terus berlanjut dan semakin optimal. Reza misalnya, menyarankan agar pihak pos lebih aktif mengonfirmasi kepada penerima yang belum hadir.
Sementara Andi Rosa mengimbau para penerima yang belum mengambil BSU mereka.
“Bagi penerima yang belum mengambil bantuan, segera datang ke kantor pos. Kalau ada kendala, hubungi kami melalui media sosial atau Halo Pos di 161. Kami siap jemput bola,” imbaunya.
Bagi yang belum mengambil BSU, segera cek status penerimaan melalui aplikasi Pospay atau kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan. Syarat pengambilan di kantor pos adalah membawa KTP dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan.
Kriteria penerima BSU 2025:
WNI dengan NIK yang valid;
Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025, kategori pekerja penerima upah;
Upah paling banyak Rp3,5 juta (atau sesuai UMP/UMK setempat yang lebih tinggi);
Bukan ASN, TNI, atau Polri;
Tidak sedang menerima PKH.
Di balik angka jutaan penerima, BSU 2025 adalah cerita-cerita kecil tentang bagaimana Rp600 ribu bisa menjadi nafas tambahan bagi keluarga pekerja. Dari membeli susu anak hingga menutupi biaya sekolah, bantuan ini hadir sebagai wujud nyata solidaritas negara terhadap rakyatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia
-
Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan
-
Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini
-
Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta
-
B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO
-
Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak
-
Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat
-
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
-
Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun