Suara.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC), melalui Unit Usaha Syariah (UUS OCBC Syariah), meluncurkan inisiatif edukatif bertajuk AMAL meNYALA Negeriku di SMA Prima Teladan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup siswa, guru, dan orang tua melalui pendekatan yang holistik selama dua hari penuh.
Pemilihan Cianjur sebagai lokasi program didasari oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang menunjukkan rata-rata lama sekolah penduduknya hanya 7,54 tahun. Angka ini menandakan bahwa mayoritas penduduk berusia 25 tahun ke atas hanya menamatkan pendidikan hingga kelas 2 SMP.
Kepala Unit Usaha Syariah OCBC, Mahendra Koesumawardhana, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud kontribusi OCBC Syariah dalam meningkatkan literasi masyarakat.
"Sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, AMAL meNYALA Negeriku adalah bentuk kontribusi OCBC Syariah dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya para siswa dan tenaga pendidik. Program ini dibuat untuk menyasar siswa, guru, dan orang tua karena kami percaya, perubahan harus dimulai dari ekosistem pendidikan yang lengkap," ujarnya, dalam keterangan yang diterima Suara.com pada Kamis (14/8/2025).
Program AMAL meNYALA Negeriku dirancang dengan metode interaktif, menyasar tiga aspek literasi penting yang relevan dengan kebutuhan pelajar masa kini:
- Kelas Literasi Digital: Siswa dibekali pelatihan keterampilan digital untuk membangun personal branding dan menciptakan konten positif di media sosial.
- Kelas Literasi Psikologi: Difasilitasi oleh Head of Partnership Zurich Syariah, Irvan Prasetyo, kelas ini berfokus pada pengembangan kepercayaan diri dan kesiapan mental siswa dalam menghadapi dunia kerja.
- Kelas Literasi Kesehatan: Diberikan oleh para dokter dan ahli gizi, kelas ini mengedukasi siswa tentang cara menjaga kesehatan fisik dan mental di masa pubertas, serta pentingnya gizi seimbang.
Selain program dalam kelas, OCBC Syariah juga mengajarkan siswa cara membuat kerajinan tangan yang bisa dijual, serta memberikan pembekalan kepada para guru tentang cara menjalankan koperasi sekolah. Keterlibatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi.
Kontribusi OCBC Syariah juga diwujudkan dalam bentuk nyata melalui donasi fasilitas pendidikan. Bank ini merenovasi kamar mandi sekolah yang rusak akibat gempa Cianjur pada 2022.
Selain itu, OCBC Syariah juga membangun koperasi sebagai wadah kemandirian, pojok baca untuk meningkatkan minat baca siswa, dan memberikan donasi seragam serta perlengkapan sekolah bagi siswa yang membutuhkan.
Baca Juga: 4 Fakta Panas Gugatan Sekolah Swasta vs Dedi Mulyadi yang Wajib Kamu Tahu
Inisiatif ini melibatkan karyawan OCBC sebagai relawan yang turun langsung ke sekolah. Mereka tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam aksi pelestarian lingkungan.
Salah satu kegiatannya adalah membuat ecobrick dari galon plastik bekas berisi sampah anorganik. Selain itu, mereka juga mengolah sampah organik menjadi biogas yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga di sekitar sekolah.
"Kami sangat bersyukur atas kehadiran OCBC Syariah di SMA Prima Teladan. Program AMAL meNYALA Negeriku ini tidak hanya memberikan edukasi yang berguna bagi siswa, guru, dan orang tua, tetapi juga membantu kami memperbaiki fasilitas sekolah pasca gempa. Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk mendukung masa depan pendidikan di Cianjur," pungkas Kepala Sekolah SMA Prima Teladan, Heny Mulyani.
Berita Terkait
-
80 Tahun Indonesia, Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan Masih Jadi Persoalan
-
Peringatan Hari Pramuka 2025, Pertamina Dukung Pendidikan Anak Indonesia Lewat SESAMA
-
Beda Pendidikan Jokowi dan Gibran: Ijazahnya Kompak Dipertanyakan Dokter Tifa
-
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Makin Luas! Siap-Siap 258 Sekolah Masuk Program di 2026
-
Pendidikan Bupati Pati Sudewo, Ngotot Ogah Mundur di Tengah Demo Pati
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'
-
Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?