Suara.com - Ajinomoto Indonesia terus memperkuat kesejahteraan yang berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, dan bumi melalui AminoScience.
Salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik di setiap produknya.
Perusahaan pun mengurangi hingga 30 persen penggunaan material plastik di kemasannya, seperti pada brand penyedap rasa buatannya.
Masako sejumlah 8,4 persen dalam setiap kemasan 8,5gr dan Sajiku® sejumlah 9,5 persen di setiap kemasannya.
"Kami juga menyediakan fasilitas waste station, berkolaborasi dengan rekosistem yang merupakan salah satu perusahaan start-up daur ulang di Indonesia- yang dalam penerapannya didukung oleh platform berbasis Android dan Ios," Ujar Grant Senjaya, Head of Corporate Communications - PT Ajinomoto Indonesia Selasa (26/8/2025).
Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Lalu, perusahaan memiliki salah satu tujuan global yakni pada tahun 2030 bisa banyak menggunakan bahan ramah lingkungan.
"Perusahaan memiliki salah satu tujuan global yakni pada tahun 2030 dapat mengurangi dampak lingkungan sebesar 50 persen melalui inisiatif keberlanjutan," katanya.
Berikut ini tiga inisiatif utama target Ajinomoto dalam menjaga kelesetarian lingkungan:
Baca Juga: Mengapa Perempuan Jadi Kunci Perubahan Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Lestari?
- Inisiatif pengolahan dan pengurangan limbah plastik (Plastik 2R, kemasan kertas, pengurangan header, daur ulang dengan rekosistem, dan lain-lain)
- Net Zero Emission (biomass, solar panel dan REC)
- Mengurangi penggunaan air hingga 35 persen melalui peningkatan kualitas air (water treatment).
Mendukung program pelestarian lingkungan pemerintah dan target Ajinomoto Co., Inc untuk mengurangi dampak lingkungan 50 persen pada 2030.
"Sebagai Health Provider, Ajinomoto berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan di pabrik Mojokerto dan Karawang. Kami melakukan pengurangan limbah, emisi karbon, serta efisiensi penggunaan air," katanya.
Sementara itu, perusahaan berkoloborasi dengan Rekosistem (platform daur ulang berbasis teknologi) TPST, dan bank sampah untuk pengelolaan sampah plastik.
CLOMA (Japan Clean Ocean Material Alliance) Sistem 2R (Reduce and Recycle).
Lalu, sejak Oktober 2023 Ajinomoto mengganti bahan bakar boiler dari batu bara menjadi biomassa wood pellet (limbah pertanian).
Selaiun itu, mengoptimalkan penggunaan panel surya di Pabrik Mojokerto dan Karawang dalam mendukung produk ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill: Cirebon Tata Ulang Sistem Pembuangan Sampah
-
Membangun Transportasi Hijau dan Berkelanjutan: Peluang Kolaborasi dari ICI 2025
-
Startup Ini Ubah Jamur Jadi Tas Mewah untuk Stella McCartney
-
Nelayan dan Petani Cilacap Manfaatkan Energi Ramah Lingkungan
-
Mengenal 6 Bahan Bangunan Ramah Lingkungan, Cocok untuk Generasi Peduli Bumi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim