Suara.com - Mencari lowongan kerja bulan September 2025? Bulan ini hadir berbagai kesempatan menarik dari lembaga pemerintah, BUMN, hingga program prestigious seperti PCPM Bank Indonesia.
Jika kamu seorang fresh graduate atau profesional muda, artikel ini menyajikan tujuh lowongan pekerjaan terbaru yang masih aktif, lengkap dengan persyaratan dan informasi pendaftaran.
Berikut tujuh peluang kerja terbaik di lowongan kerja bulan September 2025, mulai dari BPJS hingga PCPM BI dan peluang lainnya semoga membantu mempersiapkan langkah Anda selanjutnya!
1. BPJS Ketenagakerjaan – Rekrutmen Karyawan Baru (8–14 September 2025)
BPJS Ketenagakerjaan membuka lowongan untuk beberapa posisi seperti Account Representative, Customer Service Officer, Pelayanan, dan Pengendalian Operasional.
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 8 hingga 14 September 2025. Lowongan ini terbuka juga bagi penyandang difabel fisik.
Prosedur pendaftarannya mencakup registrasi akun baru dengan email aktif, pengisian CV terbaru, dan mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal.
Calon pelamar diminta mengikuti akun media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk setiap pembaruan, serta tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen resmi.
Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan:
Baca Juga: Mau Kerja di Lingkungan Istana? Wantimpres Buka Lowongan, Lulusan SMA Bisa Daftar!
- Registrasi dan verifikasi akun via email aktif.
- Isi CV dengan data terbaru lengkap.
- Lakukan proses lamaran daring mulai 8 Sep pukul 12.00 WIB.
- Follow sosial media resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk update.
- Waspadai penipuan; rekrutmen resmi tidak dikenakan biaya.
2. PCPM Bank Indonesia – Angkatan 40 (7–12 September 2025)
Bank Indonesia kembali membuka jalur rekrutmen bergengsi melalui Program Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) angkatan 40.
Program ini menargetkan lulusan S1 dan S2 dari berbagai jurusan dengan IPK minimal 3,00.
Pelamar harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah BI, sehat jasmani dan rohani, tidak memiliki ikatan dinas, dan berusia maksimal 26 tahun (S1) atau 28 tahun (S2) per 7 September 2025.
Proses seleksi meliputi pengisian aplikasi online, serangkaian tes potensi dasar, pengetahuan kebanksentralan, psikologi, serta wawancara hingga tes kesehatan.
Buat akun dan lakukan pendaftaran di pcpm40rekrutmenbi.id pada tanggal 7–12 September 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik