- Shopee tetap memperketat monitoring dan mitigasi risiko layanan PayLater meskipun tren BNPL meningkat tajam.
- SPayLater meluncurkan kampanye promosi gadget dengan cicilan fleksibel dan bonus aktivasi untuk menarik pengguna baru.
- Shopee mendukung inklusi keuangan melalui edukasi literasi finansial lewat program FLOW, Kelas TUNAI, dan konten digital.
Suara.com - Shopee tetap memperketat layanan pay later kepada para peminjam meskipun tren Buy Now Pay Later (BNPL) terus meningkat di Indonesia.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan BNPL di perusahaan pembiayaan atau multifinance mencapai Rp 9,97 triliun per Agustus 2025. Angka ini naik 79,91 persen secara tahunan atau year over year (YoY).
Director SPayLater Indonesia, Anggie Setia Ariningsih mengatakan kalau meskipun tren BNPL naik, mereka juga turut mengantisipasi dengan hati-hati.
"Jadi meskipun portofolionya naik, kami juga meningkatkan monitoring mitigasi risiko yang juga semakin ketat. Jadi kami memastikan bahwa kualitas pembiayaan tetap dijaga," katanya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Ia menjelaskan, meskipun pertumbuhan pembiayaan meningkat dan daya beli masyarakat mulai turun, tren menunjukkan kalau orang tetap mau beli. Makanya mereka meminta kredit lebih banyak.
Hanya saja, lanjut Anggie, SPaylater tetap memantau pengajuan pinjaman masyarakat demi mengatasi gagal bayar.
"Monitoring-nya harus sangat hati-hati dengan mitigasi risiko yang kami juga monitor itu real time," jelasnya.
Untuk terus memenuhi kebutuhan pengguna yang terus berkembang, SPayLater meluncurkan kampanye yang memberikan nilai lebih dan memungkinkan pengeluaran yang lebih fleksibel.
Promosi SPayLater Beli Gadget yang sedang berlangsung, dari 25 Oktober hingga 14 Desember 2025, menawarkan berbagai keuntungan eksklusif di toko gadget yang berpartisipasi, termasuk cicilan 0% hingga 12 bulan, dua bulan cicilan gratis, dan bonus aktivasi Rp500.000 untuk pengguna baru.
Baca Juga: 7 Lipstik Terlaris di Shopee untuk Atasi Bibir Hitam yang Bisa Kamu Coba
“Kami percaya bahwa inklusi keuangan yang bermakna berjalan seiring dengan pendidikan. Itulah sebabnya kami terus berinvestasi dalam inisiatif seperti Financial Literacy on the Way (FLOW) dengan universitas, Kelas TUNAI untuk komunitas dan UMKM, serta konten digital yang membantu pengguna membuat keputusan finansial yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari mereka," jelasnya.
Berita Terkait
-
7 Lipstik Terlaris di Shopee untuk Atasi Bibir Hitam yang Bisa Kamu Coba
-
5 Cushion Terlaris di Shopee untuk Menutupi Flek Hitam, Hasil Flawless!
-
5 Merek Parfum Arab yang Wanginya Tahan Lama, Mulai Rp9 Ribuan di Shopee
-
10 Sunscreen untuk Flek Hitam Terlaris di Shopee yang Bisa Kamu Coba
-
10 Parfum Scarlett Terlaris di Shopee yang Wanginya Tahan Lama, Varian Apa Aja?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram