-
IHSG pecah rekor tertinggi 8.443 didukung aliran dana asing masuk.
-
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan didukung level support kuat.
-
Saham-saham top gainers dan top losers menunjukkan volatilitas pasar.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali pecah rekor di pembukaan perdagangan Senin, 10 November 2025. IHSG menguat ke level tertinggi 8.443.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.08 WIB, IHSG melonjak tinggi ke level 8.436 atau naik 0,49 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 5,46 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,80 triliun, serta frekuensi sebanyak 286.600 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 312 saham bergerak naik, sedangkan 221 saham mengalami penurunan, dan 423 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AADI, ADES, BREN, COIN, GMTD, INTP, JSPT, MGLV, PANI, PJHB, RAJA, RATU.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BBCA, BLUE, CBRE< DMRY, DSNG, DSSA, INCO, ITMG, JARR, MPRO, PGUN.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin (10/11/2025), setelah pada sesi sebelumnya berhasil ditutup naik 0,69 persen disertai aliran dana asing masuk senilai sekitar Rp876 miliar.
Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam riset hariannya menyebut, saham-saham yang paling banyak diborong investor asing antara lain BBCA, BREN, BBNI, ASII, dan BMRI.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini: Bursa Asia Melemah, Wall Street Was-was Saham AI
Ia memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
"IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini," tulis Fanny dalam risetnya, dikutip Senin (10/11/2025).
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dengan support di level 8.320–8.350 dan resistance di kisaran 8.420–8.470.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal