- Relawan Elang BRI menyalurkan bantuan kemanusiaan segera setelah bencana hidrometeorologi melanda Sumatera Barat.
- Bantuan awal BRI mencakup 5.000 nasi bungkus, perahu karet, dan alat pelampung untuk daerah terdampak parah.
- Total bantuan pangan dan sandang telah mencapai sekitar Rp850 juta, didistribusikan melalui kantor cabang BRI dan BPBD.
Suara.com - Dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang mengalami dampak parah akibat bencana hidrometeorologi terus berdatangan.
Salah satunya datang melalui Relawan Elang BRI, yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli Tanggap Darurat Bencana.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian cepat dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang langsung hadir di tengah masyarakat sejak hari pertama bencana.
"Terima kasih atas bantuan dari BRI yang dari awal kejadian sudah turun ke lapangan. Mulai dari penyediaan makanan hingga bantuan yang terus berjalan sampai hari ini. Bahkan besok pun masih ada bantuan lanjutan yang disiapkan,” ujar Mahyeldi.
Menurut Gubernur, bantuan ini memiliki dampak ganda, tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat masyarakat, tetapi juga memberikan kekuatan moral yang signifikan bagi warga yang sedang berduka dan berjuang memulihkan kehidupan mereka.
Mahyeldi turut mendoakan agar aksi kemanusiaan ini menjadi amal ibadah bagi keluarga besar BRI. "Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah bagi keluarga besar BRI. Mudah-mudahan juga dapat sedikit mengobati kesedihan saudara-saudara kita yang terdampak, sehingga mereka bisa menjalani hari-hari dengan lebih baik,” tambahnya.
PGS RCEO BRI Kanwil Padang, Taufik, menjelaskan bahwa tim Relawan Elang BRI bergerak cepat sejak pagi hari pertama bencana. Tim segera menyalurkan 5.000 nasi bungkus ke sejumlah titik yang paling terdampak, termasuk Lembah Anai, Batu Busuk, dan lokasi lain di Kota Padang.
Pada hari yang sama, BRI juga menyerahkan satu unit perahu karet untuk kebutuhan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), berikut 50 survival kit dan rompi pelampung.
Penyaluran bantuan terus berlanjut di hari-hari berikutnya, di mana bantuan pangan dan sandang didistribusikan melalui 14 Kantor Cabang BRI yang bekerja sama erat dengan BPBD Sumbar. Taufik merinci, "Hingga saat ini, total bantuan pangan dan sandang yang sudah disalurkan sekitar Rp850 juta, belum termasuk perahu karet, survival kit, dan berbagai peralatan lainnya."
Baca Juga: BCA Syariah WEpreneur Summit 2025: Dukung UMKM Perempuan Berdaya, Tumbuh, dan Memimpin
Ia menambahkan bahwa BRI juga masih menyalurkan bantuan tambahan melalui Yayasan Baitul Maal BRI di tiga titik di Palembayan. Selain itu, BRI sedang berkoordinasi menjelang kedatangan Nusron Wahid pada hari Sabtu mendatang, yang dijadwalkan akan ikut menyerahkan bantuan simbolis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Taufik berharap, "Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat meringankan beban masyarakat. Semoga membawa berkah bagi kita semua, dan kita berharap bencana ini segera berakhir." Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar atas dukungan dan kerja sama yang terjalin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim