- Proyek jembatan Melaka-Dumai belum resmi di tingkat pusat; inisiatif sebatas penjajakan antara Riau dan Melaka (27/1/2026).
- Fokus saat ini beralih ke realisasi pelabuhan feri RoRo Melaka-Dumai karena dianggap lebih realistis dalam waktu dekat.
- Konjen RI mendorong Malaysia segera mulai proyek RoRo, sebab Indonesia telah menyatakan kesiapan infrastruktur pendukung.
Suara.com - Wacana besar mengenai pembangunan jembatan yang menghubungkan Melaka di Malaysia dan Dumai di Indonesia kembali menjadi sorotan publik.
Namun, di tengah antusiasme masyarakat kedua negara, Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, memberikan klarifikasi penting terkait status diplomatik proyek raksasa tersebut.
Hingga awal tahun 2026 ini, ternyata belum ada pembicaraan bilateral yang bersifat resmi atau Government-to-Government (G-to-G) di tingkat pusat.
Dalam keterangan resminya yang diterima di Kuala Lumpur pada Selasa (27/1/2026), Sigit menjelaskan bahwa inisiatif yang saat ini sedang berkembang masih berada pada tataran penjajakan antar-daerah.
Komunikasi intensif terpantau terjadi secara spesifik antara Pemerintah Negeri Melaka dengan Pemerintah Provinsi Riau, bukan antara pemerintah pusat kedua negara.
Meskipun demikian, urgensi peningkatan konektivitas di wilayah Selat Malaka tetap menjadi prioritas strategis demi mendongkrak arus perdagangan dan logistik regional.
Meski jembatan lintas negara masih menjadi rencana jangka panjang, langkah yang lebih konkret justru terlihat pada pengembangan jalur laut.
Sigit mengungkapkan bahwa Pemerintah Negeri Melaka menunjukkan komitmen yang sangat kuat untuk segera mengoperasikan pelabuhan feri roll-on/roll-off (RoRo) dengan rute Melaka-Dumai. Proyek ini dinilai lebih realistis untuk diwujudkan dalam waktu dekat dibandingkan dengan proyek jembatan fisik.
Dalam pertemuan strategis dengan Setiausaha Bahagian UPEN Melaka, Datuk Shamsul Ambia bin Abdul Aziz, terungkap bahwa pihak Malaysia tengah melakukan langkah-langkah akselerasi.
Baca Juga: Dua Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul
Pelabuhan Tanjung Bruas, sebagai salah satu titik sentral, menyatakan kesiapannya untuk merampungkan rencana teknis pembangunan fasilitas RoRo Dumai-Melaka.
Kesiapan infrastruktur di sisi Malaysia ini sangat dinantikan mengingat potensi ekonomi yang sangat besar jika mobilitas kendaraan dan barang antar-pulau ini dapat berjalan lancar.
Pemerintah Negeri Melaka juga menginformasikan bahwa mereka akan segera menggelar Focus Group Discussion (FGD). Forum ini bertujuan untuk membedah hasil studi pra-kelayakan (Pre-Feasibility Study) yang telah diselesaikan oleh tim ahli dari Universiti Teknikal Melaka (UTeM).
Hasil studi ini diharapkan menjadi landasan teknis dan ekonomis bagi keberlanjutan proyek konektivitas di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut.
Meskipun mengapresiasi segala persiapan yang dilakukan pihak Melaka, Konjen Sigit S. Widiyanto menekankan bahwa sudah saatnya beralih dari sekadar pembahasan menuju aksi nyata.
Ia memberikan catatan bahwa Indonesia sebenarnya telah jauh lebih siap dari sisi infrastruktur pendukung untuk menyambut rute RoRo ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian