- Proyek jembatan Melaka-Dumai belum resmi di tingkat pusat; inisiatif sebatas penjajakan antara Riau dan Melaka (27/1/2026).
- Fokus saat ini beralih ke realisasi pelabuhan feri RoRo Melaka-Dumai karena dianggap lebih realistis dalam waktu dekat.
- Konjen RI mendorong Malaysia segera mulai proyek RoRo, sebab Indonesia telah menyatakan kesiapan infrastruktur pendukung.
Bahkan, pembahasan mengenai jalur ini sudah melampaui rentang waktu satu dekade tanpa adanya realisasi fisik yang signifikan.
Sigit mendorong agar Pemerintah Negeri Melaka segera memberikan tanda dimulainya proyek secara resmi sebagai bentuk komitmen politik dan ekonomi. Ia berharap momentum ini tidak kembali menguap seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Sinyal positif dari Melaka sangat penting untuk membangkitkan kembali antusiasme dan optimisme seluruh pemangku kepentingan. Hal ini mengingat Indonesia telah siap dengan infrastrukturnya dan pembahasan jalur ini sudah berlangsung lebih dari satu dekade," ujar Konjen Sigit, pada Selasa (27/1/2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa bola kini berada di tangan pihak Malaysia untuk segera mewujudkan peresmian dimulainya pembangunan atau groundbreaking pelabuhan.
Keberhasilan proyek RoRo ini nantinya akan menjadi indikator penting sebelum melangkah lebih jauh pada proyek infrastruktur yang lebih masif seperti jembatan lintas negara.
Pertemuan koordinasi ini tidak hanya melibatkan jajaran birokrasi, tetapi juga menyertakan berbagai elemen strategis lainnya. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari PLAN Malaysia Melaka, Kumpulan Melaka Berhad, Lembaga Pelabuhan Melaka, Melaka Corporation, hingga akademisi dari UTeM.
Dari sisi Indonesia, delegasi diperkuat oleh Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru dan Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
-
Tepis Isu Krisis Batubara di PLTU Jelang Lebaran, Bahlil Pastikan Pasokan Listrik Aman!
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri