- Program Mudik Gratis BUMN 2026 memberangkatkan 66 bus mengangkut 3.300 peserta dari GBK, Jakarta pada Selasa (17/3/2026).
- Program ini memfasilitasi total 116.688 pemudik, melampaui target awal, dengan fasilitas inklusif bagi penyandang disabilitas.
- Dony Oskaria menyatakan program ini wujud kepedulian BUMN untuk mudik aman, nyaman, dan mengurangi kepadatan lalu lintas Lebaran.
Suara.com - Senyum lebar dan bahagia menghiasi wajah para peserta Program Mudik Gratis BUMN 2026 di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Sejak pagi, ratusan peserta tampak memadati area keberangkatan, membawa tas dan harapan untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Di antara mereka, yang paling mencolok adalah para penyandang disabilitas. Mereka adalah potret hangat dari semangat inklusivitas yang diusung program ini.
Sebanyak 66 unit bus diberangkatkan dalam prosesi flag off hari itu, mengangkut sekitar 3.300 peserta dari berbagai daerah.
Mereka menjadi bagian dari total 116.688 pemudik yang difasilitasi program Mudik Gratis BUMN tahun ini, melampaui target awal sebesar 104.000 peserta.
Di salah satu bus yang akan diberangkatkan, Suradi, peserta asal Cikarang, tampak semringah menanti keberangkatan. Ini adalah kali pertamanya mengikuti program mudik gratis dari BUMN. Ia mengaku mendapatkan informasi dari rekannya dan langsung tertarik untuk mendaftar.
“Baru sekali ikut program mudik BUMN, tahu dari teman. Sama-sama baru pertama ikut,” ujarnya dengan wajah antusias di GBK, Selasa (17/3).
Bagi Suradi, pengalaman pertamanya ini meninggalkan kesan mendalam. Ia menilai pelayanan dan fasilitas yang diberikan sangat memuaskan, terutama bagi penyandang disabilitas seperti dirinya.
“Karena saya baru pertama kali, sangat memuaskan. Pelayanan, fasilitas, dan sambutan petugas sangat baik. Harapannya ke depan minimal dipertahankan, bahkan bisa lebih ditingkatkan. Ini sangat bermanfaat bagi kami, teman-teman disabilitas,” katanya.
Suradi dijadwalkan menuju Semarang, meski akan turun lebih dulu di Solo sebelum melanjutkan perjalanan. Ia juga merasa terbantu dengan adanya pendampingan petugas selama perjalanan.
Baca Juga: Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen
Program Mudik Gratis BUMN 2026 memang menghadirkan bus khusus bagi penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan yang inklusif. Tak hanya itu, penggunaan bus listrik juga menjadi bagian dari inovasi transportasi ramah lingkungan yang diusung tahun ini.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui BUMN dalam melayani masyarakat, khususnya di momen penting seperti Idulfitri.
“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujarnya.
Dengan total lebih dari 200 kota tujuan, serta dukungan 1.541 armada bus, 99 rangkaian kereta api, dan 46 kapal laut, program ini diharapkan mampu menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib dan berkeselamatan.
Berita Terkait
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
-
Dukung Arus Lebaran, KAI Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis ke Semarang
-
Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol
-
Lebih dari 116 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis BUMN 2026, Realisasi Lampaui Target 10 Persen
-
Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan