Suara.com - Banyak orang masih menunda untuk memikirkan dana pensiun karena merasa hal tersebut masih jauh dari kehidupan mereka saat ini. Padahal, semakin cepat direncanakan, semakin ringan beban yang harus dipersiapkan.
Ketika masa kerja berakhir, sumber penghasilan utama seperti gaji bulanan akan berhenti.
Di saat yang sama, kebutuhan hidup tetap berjalan bahkan sering kali meningkat karena faktor kesehatan dan biaya hidup yang terus naik dari tahun ke tahun.
Tanpa perencanaan yang matang, masa pensiun bisa menjadi periode yang penuh tekanan finansial.
Itulah mengapa penting untuk memahami berapa sebenarnya dana pensiun yang aman di Indonesia. Simak penjelasan berikut ini.
Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal
Kenapa Dana Pensiun Sangat Penting?
Dalam kehidupan produktif, gaji biasanya menjadi andalan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, saat memasuki usia pensiun, kondisi ini berubah total.
Tidak hanya kehilangan pendapatan rutin, seseorang juga harus menghadapi tantangan inflasi.
Harga barang dan jasa yang terus meningkat membuat nilai uang semakin berkurang seiring waktu. Artinya, uang yang terasa cukup hari ini bisa jadi tidak lagi mencukupi 20- 30 tahun ke depan.
Baca Juga: Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway
Jika tidak dipersiapkan sejak dini, risiko yang muncul adalah harus tetap bekerja di usia lanjut atau bergantung pada keluarga.
Kondisi ini tentu tidak ideal bagi banyak orang yang ingin menikmati masa tua dengan tenang.
Cara Menghitung Dana Pensiun yang Ideal
Salah satu pendekatan sederhana yang sering digunakan dalam perencanaan keuangan adalah mengalokasikan sekitar 70% hingga 80% dari pengeluaran tahunan saat ini sebagai kebutuhan di masa pensiun.
Simulasi sederhana misalnya:
- Usia saat ini: 30 tahun
- Pengeluaran bulanan: Rp10 juta
- Rencana pensiun: usia 55 tahun
- Perkiraan masa hidup: hingga 75 tahun
Artinya, masa pensiun berlangsung sekitar 20 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya