Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB
Ilustrasi menyalakan AC pakai suara. (dok. Polytron)
BACA 10 DETIK
  • Polytron meluncurkan AC Neuva Pro berfitur Voice Sense yang memungkinkan pengguna memberikan perintah suara offline tanpa internet.
  • AC Neuva Pro berdaya 310 Watt tersebut menghadirkan pendinginan cepat, penyaringan udara lengkap, dan garansi sepuluh tahun kompresor.
  • Polytron merayakan ulang tahun ke-51 pada 19–20 September 2026 melalui Polytron Fest di Jakarta dengan kampanye sosial.

Suara.com - Buat saya, dan mungkin banyak orang lain, salah satu hal pertama yang dilakukan begitu sampai rumah setelah seharian beraktivitas adalah menyalakan AC. Apalagi kalau udara sedang panas-panasnya. Begitu masuk kamar, rasanya ingin segera mengganti baju, merebahkan badan, lalu membiarkan ruangan perlahan menjadi sejuk.

Masalahnya, ada kalanya remote AC justru tidak berada di tempatnya. Tertinggal di ruang lain, terselip di antara barang-barang, atau sekadar lupa terakhir kali meletakkannya di mana. Hal kecil, sih, tapi ketika badan lagi lelah dan ingin segera beristirahat, mencari remote bisa terasa cukup mengganggu.

Dari kebiasaan sederhana seperti itu, saya kemudian berpikir bahwa teknologi di rumah seharusnya memang semakin dekat dengan penggunanya. Bukan hanya semakin banyak fiturnya, tetapi juga semakin mudah digunakan dalam situasi yang benar-benar kita alami sehari-hari.

Sebab, rumah sekarang juga punya fungsi yang semakin beragam. Selain menjadi tempat beristirahat, rumah bisa menjadi kantor, ruang belajar, tempat berkumpul bersama keluarga, bahkan ruang untuk menyelesaikan berbagai urusan di tengah kesibukan.

Maka, ketika kebutuhan penghuni rumah berubah, perangkat di dalamnya pun mau tidak mau harus ikut menyesuaikan. Dan salah satunya adalah AC.

Ketika Menyalakan AC Tak Lagi Harus Cari Remote

Apa yang saya dan orang banyak rasakan soal mencari remote AC ini sepertinya 'ditangkap' serius oleh Polytron ketika beberapa waktu lalu menghadirkan AC Neuva Pro dengan fitur Voice Sense. AC ini membawa pendekatan yang cukup sederhana: pengguna dapat memberikan perintah suara langsung kepada unit AC tanpa membutuhkan koneksi internet.

Caranya pun dibuat sesederhana mengucap kalimat perintah. Cukup bilang “Hai Polytron”, kemudian memberikan perintah seperti “Nyalakan AC” atau “Suhu Nyaman”.

Teknologi pendeteksi suara pada perangkat akan memproses ucapan menjadi perintah operasional. Karena bekerja secara offline, fitur ini tidak bergantung pada koneksi internet. Polytron menyebut kondisi tersebut membuat respons suara lebih cepat dan stabil karena tidak menghadapi latensi akibat jaringan.

Bagi penghuni rumah, kemudahan semacam ini mungkin terlihat kecil. Namun justru dari hal-hal kecil itulah pengalaman menggunakan perangkat sehari-hari bisa berubah.

Kenyamanan Bukan Hanya Soal Dingin

Tentu, tugas utama sebuah AC tetaplah membuat ruangan terasa sejuk. Untuk kebutuhan tersebut, Neuva Pro dilengkapi teknologi High Cooling Capacity dengan kapasitas pendinginan setara 5.000 BTU/h.

Polytron menyebut teknologi tersebut dapat membuat proses pendinginan ruangan berlangsung sekitar 25 persen lebih cepat, dengan waktu sekitar tujuh menit dibandingkan AC lain di kelasnya.

Di sisi lain, kebutuhan akan kenyamanan juga beriringan dengan persoalan penggunaan energi. Neuva Pro menggunakan High Efficiency Cooling Engine yang diklaim mampu beroperasi pada daya rendah 310 Watt. Polytron menyebut konsumsi tersebut setara biaya listrik sekitar Rp2.000 per hari.

AC ini tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas, yakni ½ PK, 1 PK, 1½ PK, dan 2 PK, sehingga pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan ruangannya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com