- Generasi muda dapat memanfaatkan berbagai instrumen investasi aman dengan modal terjangkau.
- Pilihan instrumen meliputi reksa dana pasar uang, deposito bank, obligasi negara, hingga emas.
- Kedisiplinan menyisihkan penghasilan dan diversifikasi portofolio sangat penting untuk mencapai kebebasan finansial.
Suara.com - Pada era digital saat ini, banyak anak muda yang sudah sadar pentingnya mengelola keuangan sejak dini.
Namun, bagi pemula, risiko kerugian sering menjadi momok utama. Untungnya, ada beberapa instrumen investasi yang relatif aman, mudah diakses, dan cocok untuk pemula dengan modal terbatas.
Berikut lima pilihan investasi yang direkomendasikan untuk membangun kekayaan secara bertahap.
1. Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana pasar uang merupakan pilihan paling aman untuk pemula. Dana ini diinvestasikan pada instrumen jangka pendek seperti deposito dan obligasi negara.
Risiko rendah, likuiditas tinggi (bisa dicairkan kapan saja), dan return rata-rata 4-6% per tahun. Cukup mulai dengan Rp10.000 melalui aplikasi seperti Bibit, Bareksa, atau Tokopedia Investasi. Cocok untuk anak muda yang ingin belajar investasi tanpa khawatir fluktuasi besar.
2. Deposito Bank
Deposito adalah produk perbankan yang sangat aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah. Tingkat bunga deposito saat ini berkisar 3-5% per tahun, lebih tinggi daripada tabungan biasa.
Kelemahannya adalah dana tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo. Bagi anak muda yang punya dana darurat, deposito bisa menjadi tempat parkir uang yang stabil.
Baca Juga: Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital
3. Obligasi Negara (SBN)
Surat Berharga Negara seperti Sukuk Tabungan atau ORI menawarkan tingkat keamanan tinggi karena dijamin pemerintah. Return biasanya lebih tinggi daripada deposito, sekitar 5-7% per tahun.
Minimal pembelian hanya Rp1 juta dan bisa dibeli secara online melalui aplikasi seperti Treasury atau mitra distribusi resmi.
Instrumen ini sangat cocok untuk generasi muda yang ingin mendukung pembangunan negara sekaligus mendapatkan imbal hasil tetap.
4. Emas
Emas selalu menjadi instrumen “safe haven” di tengah ketidakpastian ekonomi. Anda bisa membeli emas fisik atau emas digital melalui aplikasi seperti Pegadaian Digital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya