- Novotel merilis studi global tentang kesehatan dan mengumumkan penyelenggaraan Novotel Longevity Week pada 7–13 September 2026 di seluruh dunia.
- Inisiatif global tersebut berfokus pada empat pilar utama, yaitu pola makan, tidur, olahraga, dan koneksi antarmanusia.
- Program ini melibatkan berbagai atlet dan pakar untuk membantu masyarakat menerapkan gaya hidup sehat yang realistis.
Suara.com - Keinginan untuk hidup lebih sehat semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Namun, mengetahui apa yang baik bagi tubuh ternyata tidak selalu membuat seseorang mudah menjalankannya. Di tengah rutinitas yang padat, menjaga pola makan, tidur cukup, hingga rutin bergerak justru sering menjadi tantangan tersendiri.
Gambaran tersebut terlihat dalam studi konsumen global mengenai longevity yang dilakukan Novotel terhadap 13.000 responden di 12 negara. Sebanyak 71 persen responden mengatakan kini lebih peduli terhadap kesehatan mereka di masa depan dibandingkan lima tahun lalu.
Menariknya, sebagian besar responden sebenarnya sudah mengetahui kebiasaan yang dianggap penting untuk mendukung kesehatan jangka panjang. Sebanyak 64 persen menyebut pola makan seimbang, 62 persen memilih tidur berkualitas, dan 60 persen menyebut olahraga teratur sebagai faktor penting.
Keinginan untuk menjalani hidup lebih sehat juga cukup besar. Sebanyak 76 persen responden berharap dapat memiliki gaya hidup yang lebih sehat. Bahkan, 45 persen ingin memperbaiki kebiasaan tidur, sementara 47 persen ingin meningkatkan kebiasaan berolahraga.
Namun, persoalannya tidak berhenti pada kemauan. Masyarakat juga harus memilah semakin banyak informasi mengenai wellness yang beredar di internet. Sebanyak 67 persen responden mengatakan media sosial membuat mereka lebih sulit mengetahui informasi kesehatan mana yang dapat dipercaya.
Sebanyak 37 persen bahkan mengaku pernah mengikuti tren seputar tidur sebelum mengetahui bahwa tren tersebut tidak didukung bukti ilmiah.
Di sisi lain, perjalanan ternyata menjadi salah satu momen yang berkaitan dengan wellbeing. Sebanyak 51 persen responden merasa lebih rileks ketika berlibur, sedangkan 24 persen mengatakan dapat tidur lebih nyenyak dibandingkan ketika berada di rumah.
Efek positif tersebut bahkan disebut dapat bertahan rata-rata 5,6 hari setelah seseorang kembali dari perjalanan. Temuan ini membuat konsep longevity menjadi semakin luas. Hidup lebih panjang bukan sekadar mengejar angka usia, tetapi juga berusaha menjaga kualitas hidup agar tetap sehat, aktif, dan memiliki koneksi dengan orang lain.
Jean-Yves Minet, Global Brand President Novotel, mengatakan perubahan menuju gaya hidup yang lebih sehat tidak harus dilakukan secara drastis.
“Tidur yang berkualitas, kesehatan, dan kebiasaan sehari-hari kini semakin dipandang sebagai fondasi penting untuk menjalani hidup yang lebih panjang dan lebih baik,” ujar Minet.
Berangkat dari temuan tersebut, Novotel untuk pertama kalinya memperkenalkan Novotel Longevity Week pada 7–13 September 2026. Inisiatif global ini mengajak masyarakat melihat wellbeing melalui kebiasaan sederhana yang realistis untuk dilakukan dalam rutinitas sehari-hari.
Empat pilar menjadi dasar program tersebut, yakni Eat, Sleep, Move, dan Meet. Keempatnya diterjemahkan dalam berbagai aktivitas, mulai dari kelas memasak, sesi olahraga, pembahasan mengenai kualitas tidur, hingga aktivitas yang mendorong koneksi antarmanusia.
Rangkaian tersebut menghadirkan sejumlah atlet, pakar, dan kreator yang tergabung dalam Novotel 37 Collective. Mereka antara lain peraih medali emas Olimpiade cabang selancar Kauli Vaast, kreator kuliner Alfie Steiner, pakar tidur Olivia Arezzolo, mantan pesepak bola Paris Saint-Germain Javier Pastore, serta fotografer kelautan dan ahli biologi konservasi Kaushiik Subramaniam.
Setiap sosok membawa perspektif berbeda mengenai kebiasaan sehari-hari. Kauli berbagi tentang pentingnya bergerak, Olivia membahas tidur dan pemulihan, sementara Alfie menghadirkan pilihan makanan berbasis nabati yang dapat dibuat kembali di rumah.
Aktivitas Longevity Week juga tidak hanya berlangsung di dunia digital. Lebih dari 630 hotel Novotel di seluruh dunia turut menghadirkan pengalaman wellbeing selama periode tersebut, termasuk aktivitas keluarga dan konten yang dapat diakses para tamu melalui QR code.
Pemilihan pekan ke-37 sebagai waktu penyelenggaraan pun membawa pesan tersendiri. Novotel menggunakan gagasan peningkatan diri sebesar 1 persen secara konsisten setiap hari sebagai simbol bahwa perubahan kecil dapat menjadi berarti ketika dilakukan terus-menerus.
“Longevity Week hadir untuk menjadikan wellbeing terasa lebih mudah dan dekat dengan keseharian,” tutup Minet.