- Hotel mewah Indonesia sudah pulih ke tingkat okupansi sebelum pandemi dan jadi yang paling cepat bangkit dibanding kelas hotel lain.
- Permintaan perjalanan premium dan tarif hotel terus naik, terutama di Bali yang juga memimpin pasar branded residence.
- ITX 2026 menyoroti peluang besar sektor pariwisata mewah, investasi hotel, dan properti branded di Indonesia.
Bali kini menjadi pasar utama, menyumbang 25% nilai pasar branded residence Indonesia. Pulau ini memiliki lebih dari 70 pengembangan aktif yang dikelola perhotelan, dengan branded residence mengambil porsi sekitar 10% dari total pasokan aktif.
Klaster terbesar ada di Canggu/Berawa dengan 1.703 unit di 25 properti, disusul Uluwatu, Seseh/Pererenan/Nyanyi, Seminyak, dan Sanur.
ITX 2026 diorganisir oleh Horwath HTL, C9 Hotelworks, STR, QUO Global, Greenview, dan Delivering Asia, bermitra dengan Langham Hospitality Group. Acara ini didukung PHRI, Jakarta Hotels Association, dan Bali Hotels Association.
Mengusung tema “Reimagining Journeys”, forum membahas evolusi pariwisata Indonesia menjawab permintaan layanan mewah, kinerja hotel, branded residence, tren investasi, desain, teknologi, dan keberlanjutan.
Program dibuka dengan sesi prospek investasi 2026 oleh Douglas E. Ramage, Managing Director BowerGroupAsia Indonesia. Jesper Palmqvist, Wakil Presiden Regional Asia Pacific STR, bersama Erastus Radjimin, Founder dan CEO ARTOTEL Group, mengupas cara mengubah wawasan pasar menjadi aksi.
Sesi khusus branded residence dipandu Bill Barnett, Managing Director C9 Hotelworks, menghadirkan pembicara dari Harmoni Bali, Marriott International, dan Langham Hospitality Group.
“Residensi bermerek bukan lagi produk sekunder di Indonesia. Mereka menjadi pendorong utama permintaan properti mewah,” kata Bill Barnett.
“Yang membuat Indonesia menarik adalah perpaduan kepercayaan pada merek, daya tarik destinasi, serta aspirasi gaya hidup. Tantangannya adalah menyelaraskan elemen tersebut di pasar yang beragam, terfragmentasi, dan bernuansa budaya.”
“Peluang Indonesia bukan sekadar pertumbuhan. Ini pertumbuhan yang cerdas,” tambah Matt Gebbie, Direktur Pacific Asia, Horwath HTL.
“Hotel mewah menghadapi ekspektasi lebih tinggi dalam kinerja, imbal hasil modal, dan diferensiasi. Memahami destinasi, segmen, dan konsep yang benar-benar berkinerja pada 2026 dan setelahnya kini menjadi krusial bagi investor maupun operator.”
Sesi lain membahas teknologi perhotelan, kepemimpinan, desain berakar budaya, strategi kepemilikan, dan keberlanjutan.
Kontributornya antara lain ZUZU Hospitality, Mylighthouse, Plataran Indonesia, QUO Global, Banyan Group, Potato Head, THE 101 Hotels & Resorts, Amaroossa Hotels, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, dan Greenview.
Berita Terkait
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI