- Pemerintah evaluasi total Program MBG, termasuk motor mewah SPPG.
- Dana operasional SPPG Rp6 juta per hari ikut masuk peninjauan.
- Evaluasi berpotensi memangkas kebutuhan anggaran tanpa hentikan MBG.
Suara.com - Pemerintah mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya soal penggunaan motor listrik oleh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah juga membuka kemungkinan meninjau ulang skema biaya operasional yang selama ini mencapai Rp6 juta per hari.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan penataan program MBG dilakukan secara komprehensif. Seluruh aspek pelaksanaan program akan diperiksa untuk memastikan penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan sesuai tujuan awal.
"Semua nanti akan kita lihat. Tidak hanya masalah motor, yang lain-lain juga semua sedang ditata," kata Prasetyo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, evaluasi dilakukan setelah pemerintah menemukan sejumlah persoalan dalam implementasi program unggulan tersebut. Peninjauan mencakup tata kelola program, jumlah SPPG yang beroperasi, data penerima manfaat, hingga kebutuhan anggaran yang dinilai perlu dihitung ulang.
Sorotan juga mengarah pada skema biaya operasional SPPG yang selama ini mencapai Rp6 juta per hari. Prasetyo memastikan komponen tersebut masuk dalam daftar evaluasi bersama seluruh pos anggaran MBG lainnya.
"Semua komponen anggaran akan ditinjau ulang," ujarnya.
Meski demikian, pemerintah menegaskan langkah tersebut bukan bentuk pemangkasan anggaran. Sebaliknya, evaluasi dilakukan untuk menghasilkan perhitungan kebutuhan dana yang lebih akurat dan efisien.
Prasetyo mengakui hasil penataan berpotensi menurunkan kebutuhan anggaran program dibandingkan estimasi sebelumnya. Namun, pemerintah masih menunggu hasil perhitungan ulang yang dilakukan bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Bukan pemangkasan, tetapi dari hasil perhitungan kami meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," katanya.
Baca Juga: Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian' Sony Sanjaya di Korupsi MBG
Selain aspek pembiayaan, pemerintah juga tengah menginventarisasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Tujuannya agar seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tidak menimbulkan penyimpangan.
Pemerintah menargetkan proses evaluasi dan penataan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan. Namun, Prasetyo mengakui proses tersebut masih bergantung pada dinamika dan temuan selama evaluasi berlangsung.
Di tengah proses pembenahan, pemerintah memastikan layanan MBG tetap berjalan normal. SPPG yang telah beroperasi diminta terus melayani masyarakat tanpa gangguan, sembari kualitas program tetap diawasi secara ketat.
"Kita tidak ingin ada penurunan kualitas layanan kepada masyarakat selama proses penataan berlangsung," ujar Prasetyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir