- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengambil peran sebagai manajer proyek PLN untuk mengatasi masalah pemadaman listrik bergilir baru-baru ini.
- Bahlil memimpin rapat koordinasi lintas instansi guna memverifikasi pasokan batu bara bagi pembangkit listrik milik PT PLN Persero.
- Pemerintah akan membentuk tim pengadaan batu bara transparan yang diawasi aparat hukum guna mencegah krisis energi di masa depan.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berkelakar bahwa dirinya harus rangkap jabatan sebagai proyek manager PT PLN (Persero) saat pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah pada beberapa waktu lalu.
Bahlil mengaku guna mengatasi persoalan tersebut dirinya menggelar rapat bersama Jaksa Agung, Kepala BIN, pimpinan DPR, hingga Menteri Sekretaris Negara, hingga Sekretaris Kabinet.
Rapat itu digelar untuk mencari tahu penyebab terjadinya pemadaman bergilir. Ia pun menyebut dirinya seolah menjadi proyek manager PLN.
"Akhirnya aku pimpin rapat Bos. Saya 10 hari terakhir jabatan saya Menteri ESDM merangkap PM PLN pengadaan batu bara. Project Manager. Jadi ngurus batu bara sekarang sampai saya tahu lokasi cara bagaimana mengirimnya," katakata Bahlil dalam sambutannya pada agenda Energy Forum di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Bahlil memaparkan kebutuhan batu bara untuk pembangkit PLN mencapai 154 juta metrik ton dalam setahun, yang pemenuhannya dijamin oleh regulasi Domestic Market Obligation (DMO).
Dari target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang ditugaskan ke perusahaan tambang sebesar 180 hingga 190 juta metrik ton, sekitar 160 sampai 170 juta metrik ton di antaranya telah terverifikasi dan siap dipasok.
Sementara yang telah berhasil dikontrak sebesar 134 juta metrik ton, dan telah meningkat menjadi 141 juta metrik ton dalam tiga hari terakhir.
"Artinya ini dari 1 Januari sampai dengan bulan Juni. Dari 154 juta kurang 141 juta itu kan berarti tinggal 13 juta. Masa batu bara habis di bulan 6? Ini ilmu abuleke apa lagi gitu lho. Enggak, ini aku jujur-jujur saja nih. Berarti kan ada sesuatu," kata Bahlil.
Ia pun mengungkap adanya kendala pasokan pada batu bara kalori medium yang digunakan sebagai campuran pembangkit. Ia pun mengingatkan direksi PLN agar tidak terlambat mengantisipasi masalah ini hingga kondisi kritis terjadi.
Baca Juga: Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
"Jangan air sudah di batang leher baru teriak. Nah makanya saya 2 minggu terakhir ini sudah jadi Project Manager PLN. Saya sudah ngomong sama Pak Dirut PLN, saya jadi Project Manager kau kalau begini," katanya.
Guna mengantisipasi hal tersebut tidak terulang kembali, pemerintah akan membentuk tim pengadaan batubara yang terdiri dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Inspektur Jenderal ESDM, BPKP hingga PLN.
"Pengadaannya harus transparan dan saya minta aparat penegak hukum awasi supaya jangan kelakuan begini setiap tahun muncul terus," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi