- Pemerintah mempercepat pembangunan kawasan TOD Dukuh Atas melalui Jembatan Donat untuk mengintegrasikan enam moda transportasi massal di Jakarta.
- Proyek yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta ini ditargetkan selesai pada tahun 2028 mendatang.
- Integrasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, menekan kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas di ibu kota.
Keberadaan kawasan TOD ini nantinya akan menjadi simpul transportasi utama yang menghubungkan berbagai jalur perkeretaapian dan transportasi massal di ibu kota.
Dengan integrasi tersebut, pengguna tidak lagi harus berpindah moda secara terpisah karena seluruh layanan akan saling terhubung dalam satu kawasan yang terintegrasi.
Dorong Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, proyek Jembatan Donat juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Integrasi antarmoda diyakini mampu mengurangi waktu tempuh harian masyarakat, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, memperlancar mobilitas pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan kawasan bisnis di sekitar Dukuh Atas.
Pemerintah berharap kemudahan akses transportasi tersebut akan meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum, sehingga kemacetan dan emisi kendaraan dapat ditekan secara bertahap.
"TOD Donat atau Hub Donat yang akan menghubungkan semua wilayah, semua kereta api kita di wilayah Jakarta ini, sehingga masyarakat bisa mengakses seluruh wilayah DKI Jakarta dengan mudah," kata Dudy.
Berita Terkait
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
-
Penumpang KA Cikuray Tembus 2,2 Juta Orang Sejak 2022
-
Minim Dermaga, Warga Pulau Bacan Bongkar Muat Barang di Tepi Pantai
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal