- Eks asisten Raffi Ahmad jadi Komisaris Krakatau Posco.
- Latar pendidikan Mufli Budi Ananda ramai disorot publik.
- Penunjukan komisaris picu perbincangan di media sosial.
Suara.com - Nama Mufli Budi Ananda mendadak menjadi sorotan di media sosial setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco. Sosok yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad itu kini masuk ke jajaran pimpinan salah satu perusahaan baja terbesar di Indonesia.
Banyak warganet mempertanyakan rekam jejak hingga latar belakang pendidikan Mufli setelah dipercaya menduduki kursi komisaris di perusahaan patungan Indonesia-Korea Selatan tersebut.
Berdasarkan susunan manajemen terbaru, Mufli Budi Ananda ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Sementara posisi Presiden Direktur masih dijabat Kim Young-Joong.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Mufli dikenal luas sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad yang bertahun-tahun mengurus berbagai aktivitas sang artis sekaligus pengusaha.
Selain dikenal sebagai orang dekat Raffi Ahmad, Mufli juga belakangan dikabarkan mulai aktif di dunia politik.
Latar Pendidikan Jadi Sorotan
Di tengah ramainya pembahasan soal penunjukan tersebut, riwayat pendidikan Mufli ikut menjadi perhatian publik.
Sejumlah sumber menyebut Mufli merupakan lulusan Diploma Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada program Teknik Industri pada 2014.
Namun, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status studinya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018/2019.
Baca Juga: Koneksi dan Loyalitas Jadi Jalan Pintas, Apa Kabar Meritokrasi?
Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari perusahaan mengenai pertimbangan yang mendasari penunjukan Mufli sebagai komisaris.
Krakatau Posco, Produsen Baja Terpadu
PT Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO asal Korea Selatan dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 50%.
Perusahaan yang beroperasi di Cilegon, Banten, ini mengelola pabrik baja terpadu dengan kapasitas produksi sekitar 3 juta ton per tahun. Produk yang dihasilkan meliputi steel slab, hot rolled coil hingga pelat baja yang digunakan untuk industri otomotif, infrastruktur, perkapalan, dan jaringan pipa.
Krakatau Posco mulai beroperasi secara komersial pada 2014 setelah pembangunan pabrik rampung dalam waktu 36 bulan. Pabrik tersebut juga menjadi fasilitas baja terpadu pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Blast Furnace.
Adapun susunan direksi perusahaan saat ini terdiri dari Presiden Direktur Kim Young-Joong, Direktur Komersial Haryanto, Direktur SDM dan Umum Iip Arief Budiman, Direktur Produksi Choi Wung Yuel, Direktur Keuangan Cho Pyo Hoon, Direktur Hubungan Pemangku Kepentingan Jung Sukyoon, serta Alhadis Syamsuddin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun