Bisnis / Energi
Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB
Ilustrasi Pertamax. [Ist]
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi per 1 Juli 2026 di seluruh Indonesia.
  • Penyesuaian harga dilakukan sebagai evaluasi berkala terhadap dinamika harga pasar minyak dunia dan regulasi yang berlaku saat ini.
  • Perusahaan pengelola SPBU swasta seperti BP dan Shell turut mengikuti langkah penurunan harga produk BBM non-subsidi tertentu.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Juli 2026.

Langkah tersebut juga diikuti oleh sejumlah perusahaan pengelola SPBU swasta yang turut melakukan penyesuaian harga.

Untuk SPBU Pertamina sejumlah produk BBM non subsidi mengalami penurunan harga, seperti Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," kata Kitty lewat keterangan pada Rabu (1/7/2026).

Namun untuk harga Pertamax (RON 92) masih tetap mempertahankan harga yang berlaku pada 10 Juni, alias tidak mengalami kenaikan harga. Pertamax tetap dijual di harga Rp16.250 per liter.

Situasi di SPBU Shell.  [Suara.com/Yaumal]

Langkah Pertamina yang melakukan penyesuaian harga juga dikuti badan usaha swasa.

Beberapa produk BBM mengalami penurunan harga. SPBU BP, menurunkan harga BP Ultimate Diesel sebesar Rp3.720 dari Rp25.060 menjadi Rp21.340 per liter.

Shell juga mengikuti langkah yang sama, untuk produk Shell V-Power turun Rp3.150 dari Rp24.490 menjadi Rp21.340 per liter.

Baca Juga: Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Adapun daftar harga BBM non-subsidi sebagai berikut:

Pertamina:

  • Pertamax Turbo: Turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter (berkurang Rp1.450 atau sekitar 7 persen).
  • Pertamina Dex: Turun dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter (berkurang Rp3.650 atau sekitar 15 persen).
  • Dexlite: Turun dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter (berkurang Rp3.300 atau sekitar 14 persen).
  • Avtur Penerbangan Domestik (Sebelum Pajak di Bandara Soekarno-Hatta): Turun dari Rp22.190 per liter pada Juni menjadi Rp19.190 per liter pada Juli (berkurang Rp3.000 atau sekitar 14 persen).
  • Pertamax: tetap di harga Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95: tetap di harga Rp17.000 per liter

Sementara untuk harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga, Pertalite (RON 90) masin di harga Rp 10.000 per liter, dan Biosolar Rp6.800 per liter.

BP:

  • BP 92: Rp 16.670 per liter (tetap)
  • BP Ultimate: Rp 17.240 per liter (tetap)
  • BP Ultimate Diesel: Rp 21.340 per liter, turun dari sebelumnya Rp 25.060 per liter

Shell:

  • Shell V-Power Diesel: Rp21.340 per liter, turun dari sebelumnya Rp 24.490 per liter.
  • Shell Super: -
  • Shell V-Power: -
  • Shell V-Power Nitro+: -

Load More