Bisnis / Energi
Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kiri) janji tak ada pemadaman listrik. [Antara]
Baca 10 detik
  • PT PLN memastikan pemadaman listrik di Pulau Jawa tidak akan terulang setelah mendapatkan pasokan batu bara tambahan.
  • Direktur Utama PLN menyatakan pemadaman bergilir telah berakhir sejak 21 Juni 2026 pasca intervensi Kementerian ESDM.
  • Tambahan pasokan batu bara mampu meningkatkan daya pasok listrik sebesar 5 GW demi memperkokoh keandalan sistem kelistrikan.

Suara.com - PT PLN (Persero) mengklaim pemadaman listrik yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di Pulau Jawa tidak akan terulang kembali. PLN mengaku kini sudah mendapatkan pasokan batu bara tambahan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menuturkan pemadaman bergilir sudah tidak terjadi lagi di Pulau Jawa sejak 21 Juni lalu. 

"Kami melaporkan, ini atas dukungan Bapak Menteri ESDM dan juga Dirjen Ketenagalistrikan dan juga Dirjen Minerba bahwa kondisi sistem kelistrikan  terutama di Jawa, ini sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak tanggal 21 Juni 2026," kata Darmawan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Kamis (2/7/2026). 

Pedagang melayani pembeli dengan penerangan senter saat terjadi pemadaman listrik. [Antara]

Ia menyebut sesuai dengan arahan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, PLN telah mendapatkan pasokan batu bara dengan kalori menengah hingga tinggi yakni di atas 4.500 kcal/kg. 

Darmawan merinci batu bara yang dialokasikan Kementerian ESDM berupa pasokan sebesar 1,8 juta ton di luar pasokan yang sudah untuk bulan Juli, serta 3 juta ton per bulan mulai Agustus hingga Desember. 

Tambahan ini diklaim mampu meningkatkan daya pasok listrik hingga 5 GW dari kapasitas existing sebesar 35,9 GW, sekaligus memperkokoh keandalan listrik di Pulau Jawa. 

"Tentu saja ini membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi," ujarnya. 

Sebagaimana dilaporkan pemadaman listrik terjadi di beberapa wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah pada Juni lalu.

Durasi pemadaman bervariasi, namun dilaporkan berlangsung hingga berjam-jam. Beragam isu sempat berkembang terkait penyebabnya, mulai dari stok batu bara yang terbatas hingga adanya gangguan pada pembangkit listrik.

Baca Juga: Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Load More