Bisnis / Makro
Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB
GoTo menghormati langkah penyesuaian organisasi berupa PHK yang dilakukan manajemen baru PT Tokopedia. [Suara.com/Dythia Novianti]
Baca 10 detik
  • GoTo menghormati langkah penyesuaian organisasi berupa PHK yang dilakukan manajemen baru PT Tokopedia.
  • GOTO menyatakan dampak finansial maupun nonfinansial dari kebijakan tersebut terhadap perusahaan bersifat sangat terbatas dan tidak material.
  • Sejak Januari 2024, GOTO tidak lagi mengonsolidasi Tokopedia karena kepemilikan sahamnya telah terdilusi menjadi 24,99 persen saja.

Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO buka suara soal kabar pemutusan hubungan kerja atau PHK yang dilakukan oleh Tokopedia, yang kini sudah berada di bawah Tiktok.

Corporate Secretary GoTo R A Koesoemohadiani mengatakan GOTO menghormati setiap langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi.

Ia juga memastikan dampak langkah tersebut terhadap aspek keuangan maupun nonkeuangan GoTo hanya akan terbatas.

"Mengingat pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen, perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia," ujar R A Koesoemohadiani sebagaimana keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (4/7/202).

Ia menjelaskan saat ini GoTo mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228 mengenai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

Sehingga, lanjutnya, kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap GoTo hanya akan terbatas pada akun bagian laba/rugi bersih pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

"Namun demikian, sehubungan dengan hal yang telah dijabarkan di atas, khususnya terkait dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia," ujar R A Koesoemohadiani.

Selain itu, ia memastikan tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan dari PT Tokopedia.

"Terkait dengan aspek non-keuangan, perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut," ujar dia.

Baca Juga: DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Mengingat dampak terhadap GoTo akan terbatas, ia mengatakan perseroan tidak berencana mengambil langkah-langkah khusus.

"Sampai dengan tanggal surat ini, GoTo tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," ujar dia.

Sebagai informasi, beredar kabar melalui media sosial bahwa TikTok melalui entitas usahanya di Indonesia yaitu PT Tokopedia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 90 persen karyawannya. Namun demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang memperkuat kepastian beredarnya kabar tersebut.

Tokopedia sendiri saat ini dikendalikan oleh TikTok Pte Ltd setelah GoTo mendivestasi mayoritas sahamnya pada awal 2024.

Load More