- Investor asing mencatatkan jual bersih Rp302,8 miliar di BEI pada sesi pertama perdagangan Senin, 20 Juli 2026.
- Pemodal asing melakukan akumulasi beli saham BBRI senilai Rp116,7 miliar yang mendorong kenaikan harga 2,6 persen hari ini.
- Sejumlah perusahaan sekuritas memberikan rekomendasi beli dengan target harga saham BBRI berkisar antara Rp3.768 hingga Rp4.422 per lembar.
Suara.com - Laju transaksi pemodal internasional di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan saldo jual bersih (net sell) mencapai Rp302,8 miliar pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (20/7/2026).
Kendati demikian, investor asing justru bermanuver dengan melakukan akumulasi beli secara agresif pada saham emiten perbankan BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Mengutip data BEI yang dihimpun melalui aplikasi BIONS, saham BBRI mencatatkan nilai beli bersih (net buy) asing sebesar Rp116,7 miliar berdasarkan kalkulasi harga rata-rata pada paruh pertama perdagangan. Secara kuantitas, akumulasi pembelian tersebut melibatkan sebanyak 38,3 juta lembar saham.
Aksi akumulasi di pasar reguler ini berlangsung seiring dengan pergerakan positif harga saham BBRI. Pada pembukaan sesi II, saham bank BUMN ini terpantau naik 2,6 persen hingga menyentuh level Rp3.050 per lembar.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif BBRI yang menguat 4,1 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir, meskipun jika diukur sejak awal tahun (year to date/ytd) posisinya masih terkoreksi 16,6 persen.
Data perdagangan dari IDX mencatat aktivitas transaksi saham BBRI tergolong sangat aktif, di mana sebanyak 249 juta lembar saham berpindah tangan dengan frekuensi perdagangan mencapai 40,7 ribu kali dan membukukan total nilai transaksi sebesar Rp758,9 miliar.
Gelombang akumulasi asing ini melanjutkan tren yang telah terbentuk pada penutupan pekan sebelumnya, Jumat (17/7/2026), di mana pemodal asing memasukkan dana segar melalui net buy sebesar Rp267,6 miliar pada saham BBRI.
Rekomendasi Analis dan Target Harga BBRI
Melihat dinamika pergerakan harga tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset harian untuk perdagangan Senin (20/7/2026) memproyeksikan target harga terdekat bagi saham BBRI berada pada kisaran Rp3.030 hingga Rp3.090 per lembar. Secara teknikal, tim analis menetapkan area batas bawah (support) untuk BBRI berada di level Rp2.910.
Baca Juga: Dukung UMKM Riau Mendunia, Ini Langkah Strategis Pemprov Riau Bersama BRI
Sementara itu, laporan riset terbaru dari Maybank Sekuritas memberikan rekomendasi BELI (Buy) untuk saham BBRI.
Maybank Sekuritas pada April lalu mematok target harga (price target) saham BBRI dalam cakupan 12 bulan mendatang berada di rentang Rp3.768 hingga Rp4.422 per lembar. Beberapa konsensus sekuritas lain bahkan menetapkan estimasi target harga yang optimis di area Rp4.010 hingga Rp4.400.
Sebagai catatan performa, pada akhir pekan lalu (17/7/2026), BBRI memimpin kenaikan di sektor perbankan dengan melonjak 3,85 persen ke posisi Rp2.970 per saham, yang sekaligus menggenapkan kenaikan 6,45 persen dalam kurun lima hari perdagangan.
Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai sarana penyebaran informasi berita jurnalistik dan sarana edukasi pasar modal berdasarkan data perdagangan BEI serta laporan riset sekuritas. Seluruh data keuangan, harga saham, dan analisis target harga bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu menyusul fluktuasi pasar. Perdagangan saham melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan. Pembaca diwajibkan untuk bersikap bijak dan melakukan analisis mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil tindakan investasi.
Berita Terkait
-
Investor Asing Tetap Kabur dari Pasar Saham Meski IHSG Ijo, BMRI Dibuang
-
Cara Unik BRI Peduli Tanamkan Budaya Menabung pada Siswa SD di Bandung
-
Promo Mako Cake & Bakery, Diskon Rp15.000 Khusus Nasabah BRI!
-
Cara Makan Enak di Marugame Udon Seharga Rp10 Ribu, Khusus Nasabah BRI
-
Jangan Sampai Kehabisan! Cashback hingga Rp1,5 Juta di Urban Republic Khusus Nasabah BRI
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus