- Indeks Harga Saham Gabungan melesat 1,74 persen karena ditopang aksi beli bersih investor asing sebesar Rp360 miliar.
- BNI Sekuritas menyatakan IHSG berhasil keluar dari konsolidasi dan menembus level resistance kuat di kisaran 6.300 hingga 6.320.
- Pergerakan positif IHSG turut didukung oleh penguatan bursa global seperti Wall Street dan mayoritas bursa Asia pada Selasa.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif dan berpotensi melanjutkan tren positifnya. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melesat tajam 1,74 persen.
Kenaikan ini ditopang oleh derasnya arus modal asing, di mana investor luar negeri mencatatkan aksi beli bersih (net buy) mencapai sekitar Rp360 miliar.
Akumulasi pembelian oleh pemodal asing tersebut difokuskan pada saham-saham unggulan, di antaranya ANTM, PTRO, BMRI, BBRI, dan BREN.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, menyoroti posisi teknikal IHSG yang saat ini telah berhasil keluar dari fase konsolidasi dan menembus area batas atas (resistance) penting.
Secara teknikal, IHSG sudah berhasil breakout di atas level resistance kuatnya di kisaran 6.300 hingga 6.320.
Apabila indeks mampu bertahan teguh di atas level 6.300, IHSG memiliki potensi yang terbuka lebar untuk melanjutkan penguatan menuju rentang 6.700 hingga 6.850 dalam jangka menengah (middle term).
Kendati demikian, kehati-hatian tetap diperlukan. Jika IHSG gagal bertahan dan kembali terkoreksi menembus ke bawah level 6.300, terdapat potensi pelemahan lanjutan yang bisa membawa indeks kembali ke kisaran level 6.000-an.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memproyeksikan area support IHSG berada di level 6.230 hingga 6.300, sedangkan area resistance diproyeksikan berada di rentang 6.380 hingga 6.470.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Baca Juga: Investor Asing Tetap Kabur dari Pasar Saham Meski IHSG Ijo, BMRI Dibuang
Berdasarkan analisis pergerakan indeks tersebut, BNI Sekuritas merumuskan enam ide perdagangan (trading idea) saham yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar:
BBCA (Speculative Buy) Area Beli: 6.425–6.525 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 6.350 Target Terdekat: 6.650–6.775
TLKM (Speculative Buy) Area Beli: 2.710–2.750 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 2.680 Target Terdekat: 2.780–2.900
ANTM (Speculative Buy) Area Beli: 3.000–3.060 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 2.990 Target Terdekat: 3.090–3.150
BREN (Speculative Buy) Area Beli: 3.440–3.500 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 3.400 Target Terdekat: 3.540–3.580
NCKL (Speculative Buy) Area Beli: 885 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 880 Target Terdekat: 900–910
JPFA (Speculative Buy) Area Beli: 2.060–2.080 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 2.030 Target Terdekat: 2.110–2.160
Sentimen Global: Rebound Wall Street dan Bursa Asia
Pergerakan optimis IHSG turut didukung oleh angin segar dari pasar keuangan global. Di Wall Street, indeks-indeks saham utama kompak ditutup menguat pada perdagangan Selasa (22/7).
Reli ini didorong oleh kebangkitan kembali saham-saham sektor semikonduktor serta rentetan laporan keuangan emiten kuartal kedua 2026 yang mayoritas melampaui ekspektasi analis.
Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melonjak 0,74 persen, S&P 500 menguat 0,89 persen, dan Nasdaq Composite memimpin dengan lompatan sebesar 1,29 persen.
Sejumlah emiten besar mencatatkan performa gemilang, seperti saham 3M yang melesat lebih dari 7 persen berkat raihan laba di atas konsensus, serta General Motors yang naik hampir 5 persen. Di sektor cip, VanEck Semiconductor ETF (SMH) melonjak lebih dari 4 persen, dipimpin oleh Micron Technology yang meroket sekitar 12 persen, disusul Intel (naik 8 persen), Marvell Technology (naik 6 persen), dan Astera Labs (naik 3 persen). Pelaku pasar kini menanti perilisan kinerja keuangan dari Alphabet, IBM, dan Tesla.
Meskipun bursa saham menghijau, pasar tetap mencermati eskalasi ketegangan geopolitik. Militer Amerika Serikat dilaporkan masih melanjutkan serangannya terhadap target-target di Iran untuk malam kesepuluh secara berturut-turut, menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa gencatan senjata telah berakhir.
Sementara itu, mayoritas bursa Asia turut mengalami rebound pada perdagangan Selasa (21/7) menyusul meredanya aksi jual saham cip selama tiga hari terakhir. Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 3,26 persen dan Topix meningkat 2,44 persen. Lonjakan juga terjadi pada indeks Taiex Taiwan yang naik 4,2 persen, serta indeks Kospi Korea Selatan yang menguat 3,56 persen. Indeks Straits Times bertambah 0,45 persen, dan ASX 200 Australia naik 0,02 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi tipis 0,04 persen dan FTSE Malaysia melemah 0,11 persen.
Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai sarana informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal berdasarkan data pergerakan bursa global serta laporan riset BNI Sekuritas. Rekomendasi saham dan angka teknikal bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu. Perdagangan saham dan investasi instrumen keuangan mengandung risiko kerugian finansial yang signifikan. Pembaca sangat dianjurkan untuk melakukan riset mendalam serta menganalisis profil risiko pribadi (Due Diligence) sebelum mengambil keputusan investasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro
-
IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan