- Mobil listrik mewah di Jakarta diusulkan kena PKB hingga 75%.
- Mobil listrik di bawah Rp150 juta tetap bebas pajak.
- DKI bidik tambahan PAD sekaligus kendalikan jumlah kendaraan.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap mengakhiri era bebas pajak bagi kendaraan listrik. Mobil listrik mewah yang berkeliaran di Ibu Kota bahkan berpotensi dikenakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga 75 persen dari tarif normal, seiring rencana penerapan pajak bertahap mulai tahun ini.
Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Firdaus Ali mengatakan wacana tersebut tengah dibahas usai evaluasi realisasi APBD Semester I 2026. Menurutnya, kendaraan listrik selama ini telah menikmati berbagai insentif sehingga sudah waktunya mulai berkontribusi terhadap penerimaan daerah.
"Kami berharap misalkan ya kira-kira kalau kita bisa mulai di sisa tahun ini misalkan 20 persen (dari PKB) saja kendaraan listrik itu sudah bisa kita kenakan pajak," kata Firdaus kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Pemprov DKI menyiapkan skema pajak berdasarkan harga kendaraan. Mobil listrik dengan harga di bawah Rp150 juta direncanakan tetap dibebaskan dari PKB. Sementara kendaraan dengan harga Rp150 juta hingga Rp400 juta akan dikenakan sekitar 40 persen dari tarif PKB normal.
Adapun mobil listrik premium atau mewah, seperti kendaraan dengan harga jauh lebih tinggi, bakal dikenakan sekitar 75 persen dari tarif pajak yang seharusnya berlaku.
"Nanti kita akan berikan kelas, harganya berapa. Mungkin dia akan bebas kalau misalkan di bawah Rp150 juta. Di atas Rp150 juta sampai misalkan Rp400 juta nanti akan dikenakan misalkan 40 persen. Lalu kemudian di atas misalkan mobilnya ada mobil Mercy gitu kan nanti akan dikenakan ya 75 persen dari pajak semestinya," ujarnya.
Meski demikian, Firdaus memastikan tarif pajak kendaraan listrik tetap akan lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil agar insentif peralihan menuju kendaraan rendah emisi tetap terjaga.
"Ya tetap lebih murah (dari kendaraan konvensional)," tegasnya.
Menurut Firdaus, usulan tersebut muncul karena lebih dari 60 persen kendaraan listrik di Indonesia kini berada di Jakarta. Di sisi lain, pembebasan PKB untuk kendaraan listrik membuat potensi pendapatan daerah belum optimal, sementara kondisi fiskal DKI tengah menghadapi tekanan.
Baca Juga: Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
Ia menambahkan, pajak kendaraan bukan hanya menjadi sumber penerimaan daerah, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah kendaraan di Jakarta yang dinilai sudah berlebihan.
"Padahal sebetulnya pajak itu instrumen kita untuk mengendalikan jumlah kendaraan juga," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen
-
Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher
-
Raih 139 Juta Views, Swapped Resmi Masuk Top 10 Film Terpopuler di Netflix
-
7 Tanda Serum Tidak Cocok di Kulit Wajah, Hentikan sebelum Makin Merusak Skin Barrier
-
Bukan dari Riset, Menkop Sebut Kopdes Dibentuk karena Prabowo Dapat Wangsit
-
Gugatan Alicia Djohar Kandas, Ki Kusumo Tetap sebagai Ketum PARFI
-
2 dari 6 Terduga Pembunuh Valenth Alexie Tamboto di Armenia Dipulangkan ke Indonesia
-
5 Moisturizer Niacinamide Lokal untuk Mencerahkan Wajah Kusam Sesuai Review Pengguna
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
-
Pengabdian Menjadi Kenangan yang Tak Terlupakan dalam Buku KKN Ceria