- Perdagangan IHSG dibuka melemah ke level 6.175 pada hari Selasa, 28 Juli 2026.
- CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat didorong sentimen Wall Street.
- Aksi jual investor asing berpotensi membatasi ruang penguatan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka memerah pada, Selasa, 28 Juli 2026. IHSG dibuka melemah ke level 6.175.
Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih nyaman di zona merah di level 6.174 atau turun 0,19 persen.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,73 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 627,61 miliar serta frekuensi sebesar 110.560 kali.
Di waktu itu, terdapat 278 saham menghijau, sedangkan, 212 saham merosot. Sisanya, 475 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- ALKA
- ZONE
- BAJA
- AKSI
- MCAS
Top Loser
- BBLD
- TAMA
- TNCA
- RSGK
- TIRA
Proyeksi IHSG
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. Sentimen positif datang dari penguatan bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) dan kenaikan harga sejumlah komoditas mineral logam.
Baca Juga: 6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
Dalam riset CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan indeks di Wall Street dinilai berpotensi memberikan dorongan bagi pasar saham domestik. Selain itu, reli harga komoditas mineral logam juga diperkirakan menjadi katalis positif bagi sejumlah emiten berbasis sumber daya alam.
Namun demikian, pasar masih dibayangi oleh berlanjutnya aksi jual atau net sell investor asing yang berpotensi membatasi ruang penguatan IHSG.
"Menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.125/6.065 dan resist 6.245/6.310," tulis Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia.
Seiring proyeksi tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham yang layak dicermati investor pada perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Seluruh saham tersebut mendapatkan rekomendasi buy dari tim riset CGS International Sekuritas Indonesia.
Adapun secara teknikal, IHSG diperkirakan memiliki level support di area 6.125 hingga 6.065, sementara level resistance berada di kisaran 6.245 hingga 6.310. Pergerakan indeks diperkirakan akan dipengaruhi oleh respons pelaku pasar terhadap sentimen global serta aktivitas investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat