Bisnis / Keuangan
Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB
Perwakilan RMA International bersama Country Manager Indonesia RMA Indonesia Toto Suharto berfoto di depan traktor Mahindra OJA 3140 usai peluncuran pada ajang Inagritech 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

"Unit ini memiliki putaran mesin 2.500 rpm sehingga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi dan implement sesuai kebutuhan para petani," ujarnya.

Kemudahan pengoperasian juga menjadi salah satu keunggulan OJA 3140. Sandy mengatakan sistem Power Take-Off (PTO) yang berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke implement pertanian telah menggunakan saklar elektrik. Traktor ini juga dibekali transmisi gearbox tipe constant mesh dengan delapan percepatan maju dan delapan percepatan mundur sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai kondisi lahan.

"OJA 3140 dilengkapi gearbox constant mesh dengan delapan percepatan maju dan delapan percepatan mundur," lanjut Sandy.

Selain itu, OJA 3140 memiliki kapasitas angkat implement hingga 900 kilogram serta radius putar 2,57 meter sehingga lebih mudah bermanuver di lahan sempit. 

Unit yang dipamerkan pada Inagritech 2026 juga dipadukan dengan implement pengolah tanah Mahindra Paddyvator V6 yang memiliki lebar kerja 1.700 milimeter.

"Unit ini juga memiliki radius putar yang kecil, yakni 2,57 meter, sehingga mampu bermanuver di lahan yang sempit," lanjut Sales Manager RMA Indonesia itu.

Traktor Mahindra OJA 3140 dipamerkan pada ajang Inagritech 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Melalui peluncuran OJA 3140, RMA Indonesia berharap semakin banyak petani memanfaatkan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Perusahaan juga berkomitmen memperluas jaringan distribusi serta memperkuat layanan purna jual guna mendukung modernisasi sektor pertanian di Indonesia.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Baca Juga: Transaksi QRIS BRI Melonjak 76 Persen, Perkuat Ekosistem Digital dan Merchant

Load More