- Indeks Harga Saham Gabungan pada Senin tanggal 3 Agustus 2026 sesi pertama ditutup terkoreksi tipis ke level 6.234,29.
- Sektor barang konsumen primer dan sektor bahan baku memimpin penguatan pasar modal dengan dukungan sejumlah saham unggulan.
- Saham perbankan besar dan teknologi menjadi penekan utama laju indeks meskipun aktivitas transaksi pasar tercatat cukup marak.
Di sisi sebaliknya, penahan utama laju IHSG (top lagging movers) datang dari saham teknologi PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang melorot 4,35 persen ke level Rp183.025 per lembar. Kelompok saham perbankan berkapitalisasi pasar raksasa juga terpantau menjadi pemberat indeks, di mana PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 0,79 persen ke posisi Rp6.275, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) merosot 0,99 persen ke Rp3.010, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,72 persen ke harga Rp4.160. Saham kesehatan PT Medikaloka Hermina Tbk (SRAJ) juga tergerus 4,77 persen ke posisi Rp11.475 per lembar.
Deretan Saham Terramai dan Top Gainers - Losers
Dari ranah nilai transaksi (top value), saham AMMN mencatatkan volume jual-beli paling tebal dengan harga Rp4.250 per lembar, disusul BUMI (Rp169), PT Sentrakitchen Indonesia Tbk (KOTA) yang melonjak 12,93 persen ke posisi Rp166, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di harga Rp2.130 (turun 1,39%), serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 2,17 persen ke posisi Rp470 per lembar.
Sementara untuk jajaran saham paling aktif ditransaksikan dari sisi volume (top volume), saham PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) memimpin pasar setelah melambung 25,00 persen ke level Rp95 per lembar, bersama BUMI (Rp169), KOTA (Rp166), PT Indonesia Jala Nusantara Tbk (ZATA) yang naik 7,58 persen ke Rp71, serta PT Mahaka Media Tbk (MDIA) yang terangkat 9,95 persen ke posisi Rp210 per lembar.
Jajaran pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainers) pada sesi I hari ini dipimpin oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) yang melesat 28,79 persen ke harga Rp85 per lembar, diikuti IATA (+25,00%), PT Truck Indo Surabaya Tbk (TRUK) yang melonjak 25,00 persen ke Rp540, PT Puri Global Sukses Tbk (KDTN) naik 22,87 persen ke Rp462, serta PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang menguat 19,01 persen ke harga Rp845 per lembar.
Di kelompok saham tertekan (top losers), saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) mengalami penurunan terparah sebesar 8,46 persen ke posisi Rp119 per lembar. Penurunan ini disusul oleh emiten energi PT Indika Energy Tbk (INDY) yang terkoreksi 7,22 persen ke Rp2.440, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) melorot 7,02 persen ke Rp530, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) tergerus 6,93 persen ke Rp4.700, serta PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) yang melemah 6,80 persen ke level Rp1.370 per lembar.
Berita Terkait
-
Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya
-
IHSG Melemah Tipis di Sesi I ke Level 6.234, GGRM Melonjak
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut
-
Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara