- Pasar sportswear RI diproyeksi tembus Rp58,6 triliun pada 2030.
- Tren hidup sehat dorong permintaan pakaian olahraga nasional.
- Ekspor apparel naik 2,7%, alat olahraga tumbuh 12%.
Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan nilai pasar pakaian olahraga (sportswear) di Indonesia akan terus bertumbuh hingga mencapai Rp58,6 triliun pada 2030, seiring meningkatnya gaya hidup sehat dan budaya berolahraga di kalangan masyarakat pascapandemi Covid-19.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, nilai pasar sportswear nasional pada 2025 telah mencapai Rp38,5 triliun, atau tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif tersebut diyakini masih akan berlanjut dalam lima tahun ke depan.
"Berdasarkan laporan sportswear di Indonesia, pada 2025 nilai pasar sportswear di Indonesia mencapai Rp38,5 triliun, tumbuh delapan persen, dan diproyeksikan berkembang hingga mencapai Rp58,6 triliun pada tahun 2030," ujar Faisol saat membuka Indonesia Sport & Active Wear (ISAW) and Cosmetic Day 2026 di Jakarta, Senin (4/8/2026).
Menurutnya, perubahan pola hidup masyarakat setelah pandemi menjadi motor utama pertumbuhan industri olahraga, termasuk sektor pakaian olahraga. Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya aktivitas fisik, sehingga permintaan terhadap produk olahraga terus meningkat.
"Setelah pandemi Covid, kebiasaan dan budaya olahraga di Indonesia makin meningkat. Kesadaran terhadap kebutuhan olahraga juga semakin luas sehingga industri olahraga berkembang semakin besar," katanya.
Faisol menilai kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi industri apparel nasional untuk memperkuat pangsa pasar domestik sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
"Karena itu, industri penyokong termasuk industri apparel nasional, di dalamnya produk pakaian olahraga, menjadi semakin mendapat tempat di pasar nasional kita," ujarnya.
Di tengah meningkatnya permintaan dalam negeri, kinerja ekspor industri pakaian jadi juga mencatatkan pertumbuhan. Sepanjang 2025, nilai ekspor industri pakaian jadi naik 2,7 persen menjadi US$7,27 miliar.
Menurut Faisol, capaian tersebut menunjukkan industri apparel Indonesia tetap memiliki daya saing di pasar internasional meski menghadapi tantangan global.
Baca Juga: Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
"Nilai ekspornya untuk industri pakaian jadi meningkat sebesar 2,7 persen, senilai 7,27 miliar dolar AS pada tahun 2025. Ini merupakan tren yang sangat positif dan menunjukkan betapa kuatnya daya saing industri apparel nasional, termasuk produk pakaian olahraga di pasar global," tuturnya.
Tak hanya apparel, sektor penunjang olahraga lainnya juga menunjukkan performa ekspor yang solid. Kemenperin mencatat ekspor industri alat olahraga tumbuh 12 persen menjadi US$306,3 juta, sedangkan ekspor industri kosmetik meningkat 13,7 persen menjadi US$473,8 juta pada 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Penampakan Polisi Bersenjata Lengkap Jelang Kick Off Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan Media Asing
-
7 Cara Menghemat Memori HP Internal 128 GB agar Tidak Cepat Penuh, Auto Lega
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030
-
5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara
-
Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026
-
Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!
-
BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri