Suara.com - Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dinilai terus menunjukkan kinerja yang solid sebagai salah satu kontributor terbesar penerimaan negara dari sektor perpajakan.
Ekonom menilai, konsistensi tersebut berpotensi semakin kuat seiring transformasi tata kelola BUMN di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Berdasarkan data perseroan per Juli 2026, sepanjang kuartal I 2026 BRI membukukan total setoran kepada negara secara konsolidasian sebesar Rp 8,1 triliun.
Capaian tersebut melanjutkan tren positif, di mana setoran fiskal BRI konsisten menembus lebih dari Rp 50 triliun per tahun sepanjang periode 2023–2025.
Ekonom sekaligus Direktur Program Kebijakan Prasasti Center for Policy Studies Piter Abdullah menilai, kontribusi perpajakan BRI merupakan salah satu keunggulan yang sulit ditandingi oleh bank-bank lain di Indonesia.
"BRI memberikan kontribusi pajak terbesar di industri keuangan. Hal ini menurut saya merupakan keunggulan BRI yang tidak bisa disaingi oleh bank-bank lain, bahkan oleh bank-bank besar lainnya seperti Mandiri dan BCA," ujar Piter.
Menurutnya, keunggulan tersebut ditopang oleh basis nasabah BRI yang sangat luas, mencapai lebih dari 70 juta nasabah yang tersebar hingga pelosok daerah, dengan mayoritas berasal dari segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Dengan basis nasabah yang begitu luas tersebut, BRI bisa terus menjaga sumber dana murah yang pada akhirnya menghasilkan tingkat laba yang begitu tinggi. Kontribusi pajak BRI yang besar utamanya disebabkan oleh laba BRI yang tinggi, di samping tingkat kepatuhan pembayaran pajak yang juga terjaga dengan baik," jelasnya.
Terkait keberadaan BRI di bawah supervisi Danantara, Piter menilai transformasi tata kelola yang tengah dijalankan berpotensi semakin memperkuat posisi strategis BRI dalam memberikan kontribusi kepada negara.
Baca Juga: Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu
"Konsistensi BRI menyetor pajak sudah berlangsung sebelum Danantara terbentuk. Namun, transformasi tata kelola yang dilakukan Danantara berpotensi meningkatkan posisi dan peran strategis BRI dalam menyetor pajak kepada negara. Saya kira BRI bisa menjadi model atau percontohan bagi BUMN dalam berkontribusi terhadap penerimaan negara," katanya.
Kewajiban perpajakan yang disetorkan BRI meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, PPh Badan, hingga pajak daerah. Penilaian tersebut sejalan dengan arah transformasi yang disampaikan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria.
Menurutnya, bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) terus menunjukkan kinerja positif seiring implementasi agenda transformasi Danantara.
"Kinerja bank Himbara yang positif menjadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional," ujar Dony.
Dorong Efisiensi Ekonomi Digital
Selain kontribusi terhadap penerimaan negara, Piter juga menilai digitalisasi yang dilakukan BRI hingga ke akar rumput semakin memperkuat pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM.
Menurutnya, perluasan transaksi digital melalui QRIS dan bertambahnya jumlah merchant di ekosistem UMKM BRI turut meningkatkan efisiensi perekonomian nasional.
"Dengan basis nasabah lebih dari 70 juta yang mayoritas UMKM, BRI memegang posisi strategis dalam percepatan digitalisasi. Hasil riset Prasasti membuktikan bahwa digitalisasi sektor UMKM mampu mengurangi Incremental Capital Output Ratio (ICOR) atau meningkatkan efisiensi perekonomian nasional secara keseluruhan," tutup Piter. ***
Berita Terkait
-
Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu
-
Nikmati Diskon 20 Persen di Frestive Pakai Kartu dan QRIS BRI
-
BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
Media Vietnam Beri Julukan Pedas untuk Nadeo Argawinata Usai Timnas Indonesia Dibantai 0-3
-
Bocoran Redmi 17 5G Terungkap: Snapdragon 4 Gen 5 & Android 16 Siap Guncang Pasar HP Midrange
-
Kinerja BRI Kian Solid Berkat Danantara, Setoran Pajak Meroket
-
Teriakan Ampun Pak yang Berakhir Duka: Misteri Kematian Widi di Tangan Oknum Polsek Beji
-
Shio Kelinci Cocok dengan Shio Apa? Ini Pasangan yang Diyakini Paling Harmonis
-
The 5 Second Rule: Buku yang Wajib Dibaca Mahluk Overthinking!
-
Setahun Menanti Janji Gubernur, Pedagang Taman Puring Terpuruk dan Terus Menyusut
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram