Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB
Ilustrasi. Reputasi perusahaan pertambangan tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa besar produksi dan kinerja bisnis yang mampu dicapai. Foto ist.
  • MHU bangun kepercayaan publik lewat komunikasi transparan dan bertanggung jawab.
  • ESG dan Good Mining Practice jadi bagian dari strategi keberlanjutan MHU.
  • MHU raih penghargaan reputasi perusahaan dan figur PR 2026.

Suara.com - Reputasi perusahaan pertambangan tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa besar produksi dan kinerja bisnis yang mampu dicapai. Di tengah tuntutan transparansi dan keberlanjutan, kemampuan perusahaan membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang bertanggung jawab menjadi bagian penting dari keberlangsungan bisnis.

Hal tersebut tercermin dari langkah PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMS Group Indonesia (MMSGI), yang terus memperkuat komunikasi korporat berbasis fakta sekaligus menjalankan operasional pertambangan dengan prinsip keberlanjutan.

GM Mining Support and Compliance PT Multi Harapan Utama, Wiwin Suhartanto, mengatakan kepercayaan publik hanya dapat dibangun apabila pesan yang disampaikan perusahaan berjalan seiring dengan tindakan nyata di lapangan.

“Bagi MHU, komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi membangun kepercayaan melalui konsistensi tindakan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan operasional pertambangan yang bertanggung jawab, menerapkan Good Mining Practice, serta memperkuat hubungan yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan. Reputasi yang baik dibangun dari komitmen yang dijalankan secara nyata setiap hari,” ujarnya dikutip Sabtu (8/8/2026).

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting bagi industri pertambangan yang berhadapan dengan ekspektasi publik terhadap pengelolaan lingkungan, keselamatan kerja, pemberdayaan masyarakat, serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi.

Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), MHU terus memperkuat keterbukaan informasi terkait berbagai aspek operasional. Informasi mengenai pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, keselamatan pertambangan hingga program keberlanjutan disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi perusahaan.

Keterbukaan tersebut juga diperkuat melalui hubungan aktif dengan media dan pemangku kepentingan. Tujuannya bukan sekadar menjaga citra perusahaan, tetapi memastikan informasi yang diterima publik akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, fungsi Corporate Communications dan Public Relations menjadi penghubung antara aktivitas perusahaan dengan kepentingan publik. Narasi yang dibangun perusahaan diarahkan berbasis fakta, sekaligus membuka ruang dialog dengan berbagai kelompok pemangku kepentingan.

Pendekatan proaktif dan kolaboratif itu membuat komunikasi perusahaan tidak berjalan satu arah. MHU berupaya memperkuat hubungan dengan media, pemerintah, akademisi, masyarakat, dan mitra usaha sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, reputasi perusahaan tidak bisa dibangun hanya melalui kampanye komunikasi. Reputasi membutuhkan sinergi antara kepemimpinan, budaya perusahaan, kinerja operasional, dan konsistensi dalam menjalankan komitmen.

Bagi MHU, prinsip tersebut diterjemahkan melalui upaya menjaga praktik pertambangan yang aman dan bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Sebagai bagian dari MMSGI, perusahaan juga berkomitmen memperkuat komunikasi yang adaptif dan berbasis nilai untuk mendukung penciptaan manfaat jangka panjang bagi pembangunan nasional.

Komitmen tersebut mendapat pengakuan dalam 7th Indonesia Public Relations Awards 2026 yang diselenggarakan The Iconomics di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Kamis (6/8). MHU meraih PR Popular Companies Awards 2026 kategori Perusahaan Pertambangan Batubara, sementara Wiwin Suhartanto juga menerima Popular PR Person Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset independen berbasis persepsi publik dan analisis reputasi digital, dengan penilaian antara lain mencakup Business & Commercial Reputation, People & Leadership Reputation, serta Social & Citizenship Reputation.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com