- Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat ke level 6.524 pada awal perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026.
- Pilarmas Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami pelemahan terbatas di area support 6.440 hingga resistance 6.630 hari ini.
- Penguatan sebelumnya ditopang sektor basic materials yang naik 3,46 persen pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih nyaman bergerak di level 6.500 pada awal perdagangan, Jumat, 21 Agustus 2026. IHSG dibuka menghijau ke level 6.524.
Mengutip data Stockbit hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih melesat 0,44 persen ke level 6.530.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,89 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,28 triliun serta frekuensi sebesar 159.610 kali.
Di waktu itu, terdapat 281 saham menghijau, sedangkan, 191 saham merosot. Sisanya, 491 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- ALKA
- VINS
- COIN
- TRUK
- PACK
Top Loser
- WEGE
- AEGS
- MSIE
- INTD
- WIDI
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan mengalami pelemahan terbatas pada perdagangan hari ini. Pilarmas Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, secara teknikal IHSG berpotensi melemah terbatas dengan area support dan resistance berada di level 6.440-6.630.
Proyeksi tersebut disampaikan setelah IHSG pada perdagangan Kamis (20/8/2026) ditutup menguat cukup signifikan.
IHSG naik 107,46 poin atau 1,68 persen ke level 6.501. Penguatan tersebut terutama ditopang sektor basic materials yang menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, yakni 3,46 persen.
Dengan posisi IHSG yang telah berada di level 6.500, investor dinilai perlu mencermati pergerakan indeks di antara area support 6.440 dan resistance 6.630.
Jika tekanan jual meningkat, IHSG berpotensi menguji area support tersebut. Sebaliknya, apabila indeks mampu melanjutkan penguatan, level resistance 6.630 menjadi area yang perlu diperhatikan.
Di tengah proyeksi IHSG yang berpotensi melemah terbatas, Pilarmas merekomendasikan tiga saham diantaranya:
- MBMA
- DEWA
- BBRI