IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB
IHSG masih betah di level 6.500 pagi ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat ke level 6.544 pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026.
  • Penguatan IHSG didukung oleh aliran dana asing, penguatan rupiah, serta pertumbuhan kredit perbankan Juli 2026.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan potensi profit taking.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di level 6.500 pada perdagangan, Senin, 24 Agustus 2026. IHSG dibuka menghijau ke level 6.544.

Mengutip data Stockbit hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih betah di zona hijau ke level 6.535 atau naik 0,14 persen.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 4,08 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,23 triliun serta frekuensi sebesar 167.210 kali.

Di waktu itu, terdapat 314 saham menghijau, sedangkan, 232 saham merosot. Sisanya, 417 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG masih betah di level 6.500. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • PICO
  • PJHB
  • FIRE
  • MUTU
  • TMPO

Top Loser

  • FUJI
  • SDMU
  • INPP
  • OMRE
  • PNSE

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan bergerak mixed to positive pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen positif, mulai dari aliran dana asing hingga penguatan nilai tukar rupiah.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 0,37 persen ke level 6.525,69. Kinerja tersebut membuat IHSG membukukan kenaikan sebesar 3,55 persen dalam sepekan.

Penguatan IHSG turut ditopang oleh net inflow investor asing yang mencapai sekitar Rp2,23 triliun. Selain itu, rupiah juga menguat ke level Rp17.685 per dolar AS.

Sentimen positif lainnya datang dari pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai 13 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juli 2026.

Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) juga mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. Kondisi tersebut dinilai turut menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

Sementara itu, sentimen positif juga datang dari bursa saham Amerika Serikat. Pada perdagangan sebelumnya, tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat.

Dow Jones Industrial Average naik 0,98 persen ke level 53.277,01. Kemudian S&P 500 menguat 0,43 persen ke 7.674,37, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,43 persen menjadi 26.180,46.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com