Bos Kripto Buka-Bukaan Soal Masa Depan Aset Digital di Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Ilustrasi uang kripto (Pixabay).
  • Investor kripto RI mencapai 22,69 juta per Juni 2026.
  • Transaksi aset kripto tembus Rp28,58 triliun pada Juni 2026.
  • ICEx dorong stablecoin, tokenisasi, dan RWA untuk pasar institusi.

"Percakapan dalam Institutional Summit menunjukkan pergeseran industri dari mengeksplorasi apa yang mungkin dilakukan menuju pemahaman mengenai apa yang dibutuhkan untuk menerapkan aset digital secara aman dan dalam skala besar," kata Abel.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ICEx Group juga menandai tiga kolaborasi strategis untuk memperkuat infrastruktur aset digital.

Kolaborasi tersebut meliputi kerja sama ICC dengan Ceffu, ICC dengan BitGo, serta CACI dengan Bank Nobu.

Kerja sama itu diarahkan untuk mendukung pengembangan infrastruktur kustodian dan kliring yang memenuhi kebutuhan pasar institusional.

Selain itu, Institutional Summit didukung oleh Solana, Bank Nobu, BitGo, Chainalysis, HashKey, Mobee, Qlola by BRI, Pegadaian, dan ForU AI.

Solana, HashKey Group, dan BitGo turut memberikan perspektif terkait perkembangan real-world assets, stablecoin teregulasi, serta layanan kustodian untuk institusi.

Seluruh insight dari empat sesi Institutional Summit selanjutnya akan dirangkum dalam sebuah laporan. Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi pemangku kepentingan dalam menyusun dan mengembangkan kerangka stablecoin serta tokenisasi di Indonesia.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com