Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB
Pertemuan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (28/8/2026). [Instagram @menkeuri]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Badan Gizi Nasional melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenkeu pada Jumat (28/8/2026).
  • Pemerintah memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis tahun 2027 menjadi Rp240,2 triliun dari sebelumnya Rp268 triliun pada tahun 2026.
  • Penurunan anggaran tersebut berdampak pada berkurangnya target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis pada 2027 menjadi 72,1 juta orang.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginginkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) kembali melakukan efisiensi anggaran tahun ini, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini diungkap Menkeu Purbaya usai bertemu dengan Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkeu pada Jumat (28/8/2026). Usai diskusi, ia menyebut kalau pertemuan itu membahas soal kinerja BGN hingga saat ini.

"Enggak ada masukannya, diskusi saja. Dia ceritain kemajuannya apa, langkah-langkahnya untuk memperbaiki efisiensi BGN seperti apa. Saya sih senang lihat laporannya dia, diskusi dengan dia tadi," katanya.

Purbaya lalu membuka peluang kalau anggaran BGN bakal dipangkas lagi di 2026 ini, meskipun lembaga itu sudah mengurangi anggaran MBG menjadi Rp 229 triliun dari yang sebelumnya Rp 268 triliun.

Bahkan anggaran BGN Rp 240 triliun yang sebelumnya ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 kemungkinan bisa diturunkan.

"Pada dasarnya akan ada efisiensi-efisiensi yang dilakukan yang membuat nanti anggarannya enggak sebesar yang dianggarkan, yang dipakai nanti. 2026. Otomatis kalau itu bagus ya ke 2027 juga akan kebawa efisiensinya," lanjutnya.

Saat ditanya berapa efisiensi anggaran BGN yang saat ini sudah dipangkas jadi Rp 229 triliun, Purbaya berharap kalau dana itu bisa lebih turun. Hanya saja dia tak mengetahui berapa rincian anggaran pastinya.

"Saya sih berdoa lebih turun, sepertinya lebih turun. Tapi anda tanya ke BGN deh, angka persisnya," jelas Purbaya.

Diketahui, pemerintah telah memangkas anggaran program MBG pada 2027. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah mengalokasikan Rp240,2 triliun untuk program MBG.

Anggaran tersebut lebih rendah dibandingkan alokasi MBG pada 2026 yang mencapai Rp268 triliun. Dengan demikian, terdapat pengurangan anggaran sekitar Rp27,8 triliun atau 10,4 persen.

Selain anggaran, target penerima manfaat MBG pada 2027 juga turun menjadi 72,1 juta orang dari 82,9 juta orang pada 2026. Jumlah penerima berkurang sekitar 10,8 juta orang atau 13 persen.

Dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027, pemerintah menyatakan program MBG pada 2027 tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, mulai dari balita hingga usia sekolah, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

"Pada Tahun 2027, program MBG direncanakan sebesar Rp240.201,5 miliar untuk 72,1 juta penerima manfaat," demikian keterangan dalam dokumen tersebut.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com