Segini Hitungan Pertumbuhan Ekonomi ala Purbaya Demi Hapus Angka Pengangguran di Indonesia

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:17 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan syarat penghilangan pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi di Kantor Kemenkeu pada Senin (31/8/2026).
  • Setiap satu persen pertumbuhan PDB berdasarkan metode BPS mampu menciptakan sekitar 40 ribu tenaga kerja baru.
  • Ekonomi Indonesia harus tumbuh 6,5 hingga 6,7 persen agar seluruh pencari kerja dan pengangguran terserap.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan perhitungan pertumbuhan ekonomi demi menghilangkan angka pengangguran di Indonesia.

Menkeu Purbaya memperkirakan kalau syarat agar tidak adanya lagi pengangguran di RI yakni pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai di atas angka 6 persen.

Jika dihitung berdasarkan metode Badan Pusat Statistik (BPS), Purbaya menjelaskan bahwa ada tabel yang memperlihatkan koefisien teknik tenaga kerja. Dari tabel itu, dampak dari 1 persen pertumbuhan ekonomi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh ke 40 ribu tenaga kerja baru.

"Kalau 1 persen yang sekarang itu 40 ribu angkanya. Kalau 6, 6 kali 4 berarti 2,4 juta lapangan kerja akan tercipta dari pertumbuhan 6 persen, lapangan kerja baru ya," bebernya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Senin (31/8/2026).

Kendati begitu pertumbuhan ekonomi 6 persen masih belum cukup untuk menyerap semua tenaga kerja RI yang masuk usia kerja. Makanya Purbaya menyimpulkan kalau ekonomi Indonesia mesti tumbuh 6,5 persen hingga 6,7 persen.

"Kita perlu tumbuh kalau enggak salah dengan hitungan itu 6,5 sampai 6,7 persen. Makanya kita ingin ekonominya pelan-pelan, makin tumbuhnya makin cepat, makin cepat, makin cepat. Sehingga orang yang masuk ke usia kerja terserap, dan pengangguran-pengangguran juga terserap juga," lanjutnya.

Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di angka 5 persen. Makanya Purbaya menargetkan ekonomi bisa naik hingga 6 persen.

"Kalau pertumbuhannya 5 enggak cukup, makanya kita gini-gini aja. Kita baru menuju 6% kan semester ke-2 ini, tahun depan 6%, tahun depannya kita desain akan lebih cepat lagi," jelas Purbaya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com