Kemarau dan Hama Mengintai, Panen Cabai Terancam Anjlok

Rabu, 02 September 2026 | 08:10 WIB
Petani cabai di Jember menjerit, tanaman banyak yang busuk [SuaraMalang/Adi Permana]
  • Kemarau panjang berpotensi meningkatkan tekanan hama pada tanaman cabai.
  • Thrips mengancam pucuk, daun, bunga, hingga kualitas buah cabai.
  • SIMODIS® diluncurkan untuk membantu petani mengendalikan serangan thrips.

Untuk tanaman cabai, SIMODIS® direkomendasikan diaplikasikan pada 28, 35 dan 42 hari setelah tanam (HST), dengan dosis 600 ml per hektare atau konsentrasi 1,2 ml per liter. Volume semprot yang disarankan mencapai 500 liter per hektare.

Petani cabai Arif Saifur Rohman mengatakan penggunaan SIMODIS® membantunya mengendalikan serangan thrips pada tanaman cabai.

“Saya mengandalkan SIMODIS® untuk mengendalikan serangan thrips. Hasilnya, tanaman cabai saya terjaga mulai dari pucuk, daun, hingga bunga. Panen meningkat dan kualitas buah lebih baik,” ungkap Arif.

Dia juga menyebut jumlah buah cabai yang bengkok berkurang sehingga nilai jual hasil panennya menjadi lebih tinggi.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com