- Desainer interior Joe Human merancang Signature Residence di Savyavasa Tower 2, Jakarta Selatan, dengan memadukan keterbukaan dan privasi.
- Hunian seluas 254 meter persegi tersebut dikembangkan bersama oleh Swire Properties dan JSI Group dengan lima area terhubung.
- Proyek ini melibatkan perajin lokal Indonesia untuk menghasilkan furnitur kayu keras dan elemen interior berestetika global.
Suara.com - Sebuah rumah idealnya tidak hanya nyaman dilihat, tetapi juga mampu mengikuti berbagai aktivitas penghuninya sepanjang hari. Ada ruang untuk berkumpul dan berbincang, ada pula sudut yang lebih tenang ketika membutuhkan waktu untuk diri sendiri.
Karena itu, desain rumah perlu menemukan keseimbangan antara keterbukaan dan privasi. Setiap ruang dirancang dengan karakter berbeda untuk mendukung berbagai momen, namun tetap terhubung sebagai satu kesatuan hunian.
Pendekatan inilah yang menjadi perhatian desainer interior asal New York, Joe Human, ketika merancang sebuah hunian dengan lima area yang saling terhubung. Setiap sudut dibuat intuitif agar memiliki fungsi sekaligus suasana yang berbeda, mulai dari area komunal yang terbuka hingga ruang privat yang lebih intim.
Perjalanan desainnya dimulai dari ruang keluarga dan ruang makan yang dibuat terbuka dan saling terhubung. Area ini menjadi ruang untuk berkumpul sekaligus berinteraksi, dengan elemen kayu sebagai salah satu detail yang memberikan karakter.
Panel kayu vertikal di ruang keluarga, misalnya, diukir dengan tangan menggunakan motif yang terinspirasi dari batik. Namun, motif tersebut diterjemahkan kembali melalui komposisi geometris yang lebih kontemporer.
Beranjak ke den atau ruang santai, atmosfernya berubah menjadi lebih intim. Dinding Venetian plaster menghadirkan kedalaman dan tekstur sekaligus menangkap pantulan cahaya alami yang berubah sepanjang hari.
Dua kamar tidur tamu kemudian menghadirkan karakter yang lebih hangat. Salah satunya menggunakan panel kayu buatan lokal yang menggambarkan lanskap Indonesia dari sudut pandang udara, sementara kamar lainnya dilengkapi tempat tidur berbentuk organik yang dirancang mengikuti proporsi ruang.
Sementara itu, master suite menjadi area privat yang lebih personal. Salah satu elemen yang menonjol adalah lukisan dua sisi penuh warna yang dapat dinikmati dari kamar tidur maupun kamar mandi.
Detail-detail tersebut membuat setiap ruang memiliki cerita sendiri. Salah satunya hadir melalui karya seni yang menggambarkan suasana panen padi di sawah Indonesia. Karya yang berawal dari sketsa Joe Human itu kemudian diwujudkan melalui kolaborasi dengan desainer lokal Linda Mulia.
Baca Juga: Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Hunian Impian dan Solusi BRI KPR
Inspirasi tersebut berangkat dari pengalaman Joe Human ketika pertama kali berkunjung ke Indonesia dan melihat lanskap persawahan. Referensi lokal kemudian dipadukan dengan pilihan dekorasi yang dikurasi dari New York, menciptakan interior dengan perspektif global tanpa kehilangan konteks tempatnya.
Kehadiran perajin lokal juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Seluruh furnitur dan elemen mebel khusus dibuat oleh lokakarya di Indonesia menggunakan kayu keras lokal. Tekstil pun dipilih dari para perajin di Indonesia, Tiongkok, Prancis, dan Amerika Serikat.
Perpaduan antara material, seni, dan keterampilan tangan tersebut memperlihatkan bagaimana estetika global dapat berjalan berdampingan dengan kekayaan budaya lokal.
“Saya selalu mengagumi kedalaman kriya Indonesia dan kemampuannya menghadirkan warisan budaya melalui bahasa desain kontemporer,” ujar Joe Human.
Menurutnya, bekerja bersama para perajin lokal memungkinkan tim desain menciptakan hunian yang terasa kontemporer sekaligus tahan lama, sembari tetap merayakan keterampilan dan tradisi yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.
Keseimbangan tersebut juga terlihat dari cara setiap ruang diperlakukan. Area utama dibiarkan lebih terbuka untuk menciptakan koneksi, sementara ruang yang menghadap ke dalam justru memanfaatkan karakter intimnya untuk menghadirkan suasana yang lebih tenang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
Terkini
-
Tegaskan Bukan Hadiah, Kejagung Terima Opini WTP ke-10 dari BPK RI
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari Pria Terbaik untuk Pemula, Bantalan Responsif dan Nyaman
-
Cara Mendapatkan Asuransi Mobil Gratis Melalui Lelang Kendaraan AUKSI
-
Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Emas Termasuk Logam atau Mineral? Ini Penjelasan Sainsnya
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
"Baby Udon", Film Dari Kisah Nyata Resmi Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini!
-
Wajah Baru TPA Tamangapa: Bau Berkurang, Tapi Appi Masih Beri Peringatan Keras
-
Tiket Ludes Terjual, Hot Wheels Monster Trucks Live Glow-N-Fire Tambah Show Baru di Indonesia
-
Bobotoh Harus Lapang Dada! Persib Bandung Terusir dari Stadion Si Jalak Harupat